Content: / /

Deklarasi Lumajang Damai, dari Kaki Semeru Untuk Indonesia

Gaya Hidup

20 Mei 2019
Deklarasi Lumajang Damai, dari Kaki Semeru Untuk Indonesia

Deklarasi Lumajang damai, dari Lumajang untuk Indonesia

Lumajang (lumajangsatu.com) - Penyelenggaraan Pemilu Presiden dan Legislatif pada 17 April 2019 lalu, menyisakan banyak luka yang berpotensi menjadi embrio perpecahan antar anak bangsa, yang pada akhirnya mengancam kesatuan dan persatuan bangsa Indonesia. Pesta Demokrasi yang seharusnya terselenggara dengan penuh gembira, sebaliknya malah jadi menegangkan bahkan menyeramkan.

Kondisi ini tak lepas dari intrik-intrik politik yang menggunakan hoax dan isu SARA yang menyebar tanpa kendali melalui media sosial hingga ke lapisan masyarakat paling bawah. Situasi inilah yang kemudian menimbulkan keprihatinan bagi sejumlah kalangan di Lumajang.

Di antaranya PCNU Lumajang, MUI Lumajang, Gusdurian, Laskar Hijau, Tokoh-Tokoh Lintas Iman, dan berbagai komunitas serta organisasi yang ada di Kabupaten Lumajang. Maka pada 14 Mei 2019, berbagai elemen dan organisasi masyarakat ini, bersepakat untuk menggelar "Aksi Lumajang Damai" yang akan dilaksanakan pada Selasa, 21 Mei 2019 di Alun-Alun Lumajang.

Menurut A'ak Abdullah Al-Kudus, selaku koordinator panitia bersama, kegiatan ini bertujuan untuk merajut kembali persaudaraan dan perdamaian berbagai pihak yang terkoyak dalam beberapa bulan terakhir ini, sekaligus menyerukan pesan damai untuk seluruh anak bangsa Indonesia. Kegiatan itu juga meneguhkan sikap terhadap bentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berlandaskan Pancasila, UUD 1945 dan Bhinneka Tunggal Ika.

Dalam kegiatan ini akan ditampilkan beragam karya seniman Lumajang, serta Orasi Kebangsaan oleh Bupati Lumajang dan Kapolres Lumajang. Kegiatan ini juga melibatkan tokoh-tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh partai politik serta pihak-pihak lain yang nantinya secara bersama-sama akan membacakan dan menandatangani "Deklarasi Lumajang Damai".

Kegiatan yang rencananya akan dihadiri sekitar 1000 orang ini diselenggarakan secara swadaya dan gotong royong. Berbagai elemen yang terlibat pun "saweran" untuk pembiayaan kegiatan ini. Bahkan tak sedikit dari peserta yang menyatakan akan hadir membawa makanan sendiri untuk persiapan buka bersama.

"Kegiatan ini terbuka untuk umum. Siapapun boleh hadir dan terlibat, untuk Lumajang yang hebat dan bermartabat" pungkas A'ak.(Red)

Tinggalkan Komentar

Facebook

Twitter

Redaksi