Content: / /

Kades Jokarto Akan Kembangkan Sumber Takir Jadi Obyek Wisata Lumajang

Politik Dan Pemerintahan

18 Oktober 2018
Kades Jokarto Akan Kembangkan Sumber Takir Jadi Obyek Wisata Lumajang

Afiffudin Kepala Desa Jokarto . (foto by Indana)

Tempeh (lumajangsatu.com) - Lumajang memang terkenal dengan keindahan alamnya. Banyak tempat wisata yang menjadi incaran wisatawan karena viral di dunia maya dan eksotis. Lumajang juga memiliki udara yang sejuk karena banyak dikelilingi oleh laut dan pegunungan, membuat kawasan ini memiliki tempat wisata alam yang indah yang elok dan menawan.

Wisata Sumber Takir memiliki sumber mata air yang jernih. Hawa yang sejuk dan dingin membuat pengunjung betah berlama-lama menikmatinya. Pengunjung juga dapat berenang dimata air ini karena airnya sangat jernih dan segar. Mata air sumber takir dipercaya dapat menjadikan sebagai obat awet muda.

Sumber_Takir_Jokarto

Afiffudin Kepala Desa Jokarto menepis kabar keangkeran dari salah satu netizen, bahwa di sumber takir tidak ada cerita orang meninggal karena mandi di sumber tersebut.

"Dimanapun pasti ada saja makhluk halus namun kita tidak bisa melihatnya, Jika tidak ingin diganggu setidaknya permisi terlebih dahulu, seperti kita bertamu ke rumah orang lain. Kalau orang islam jelasnya menguluk salam atau baca basmallah." Kata dia

Tahun 2019 pembangunan sumber takir dalam pengembangan sebagai obyek wisata akan berjalan. Karena sudah diprogramkan dari Desa.

Sumber Takit Dijadikan obyek wisata, diharapkan tidak ada lagi cerita atau kesan angker oleh Pemerintah Desa setempat. Karena, potensi alam di Hutan kuno itu sangat besar bagi penggerak ekonomi masyarakat.

"Sumber Takir selain bermanfaat bagi pertanian, nanti bisa bermanfaat sebagai tempat wisata," paparnya.

Jika anda mengunjungi Sumber Takir di Dusun Krajan Barat ,Desa Jokarto, Kecamatan Tempeh, Kabupaten Luamjang. Dijamin tidak akan menyesal, wisata ini dapat digunakan sebagai referensi anda dapat menentukan destinasi wisata untuk mengisi liburan. (ind/ls/red)

Tinggalkan Komentar

Facebook

Twitter

Redaksi