Content: / /

Kapolres Lumajang Marah Saat Pantau Pergeseran Kotak Suara dari PPS ke PPK

Politik Dan Pemerintahan

18 April 2019
Kapolres Lumajang Marah Saat Pantau Pergeseran Kotak Suara dari PPS ke PPK

Kapolres Lumajang AKBP Arsal Sahban saat mengecek kotak suara di PPS hendak dikiim ke PPK.

Lumajang (lumajangsatu.com) - Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban turun langsung mengecek kesiapan PPK menerima distribusi kotak suara dari masing masing PPS, ada 4 kecamatan PPK yang di cek langsung yaitu PPK kota, PPK kedungjajang, PPK klakah, PPK sukodono dan 1 PPS yaitu PPS Dawuhan Lor kecamatan Sukodono.

Kapolres sempat marah saat melihat anggota Linmas di PPS di Desa dawuhan lor di karenakan merokok di duga dekat tumpukan kotak suara.

"Jangan ada yang merokok dalam radius 10 meter dari kotak suara karena sangat berbahaya apabila api tersebut membakar kotak suara." ujar Kapolres Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban SH SIK MM MH meminta jangan ada yang merokok dalam radius 10 meter dari kotak suara.

Menurut dia, jangan sampai ribuan suara masyarakat lumajang sia-sia karena kecerobohan. Bahan kotak suara yang terbuat dari kardus sangat berbahaya apabila tersulut api, karena bisa membakar semua rekapan yang ada di kotak suara. Jangan ambil resiko.

"Saya minta Kapolsek untuk mengawasi betul-betul," ungkapnya dengan suara tegas.

Dari pengamatan Kapolres, Rata-rata setiap TPS perhitungan suara selesai jam 02.00 wib pagi dini hari yang kemudian dilakukan rekapan surat suara di TPS sampai kira-kira sekitar jam 04.30-05.00 pagi dini hari.

"Kotak suara dari TPS tersebut dibawa ke PPS di kawal ketat oleh petugas Polri, TNI, Linmas, anggota KPPS dan Satgas Keamanan Desa”

Pergerakan kotak suara dari TPS ke PPK umumnya mulai bergerak dari jam 10.00 wib pagi tadi dan di perkirakan sampai tengah malam semua kotak suara dari PPS masuk ke PPK. proses perpindahan kotak suara juga di kawal ketat oleh anggota polri, TNI, Linmas, anggota PPS, dan Satgas Keamanan Desa. (res/ls/red)

Tinggalkan Komentar

Facebook

Twitter

Redaksi