Content: / /

Kofifah Tutup Muspimda PMII Jatim di Pendopo Arya Wiraraja Lumajang

Komunitas

01 Maret 2020
Kofifah Tutup Muspimda PMII Jatim di Pendopo Arya Wiraraja Lumajang

Khofifah Indar Parawansa menutup Muspimda PMII Jatim 2020 di pendopo Arya Wiraraja Lumajang

Lumajang - Musyawarah Pimpinan Daerah (Mispimda) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Jatim di tutup Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. Muspimda digelar mulai 28 Februari sampai 01 Maret 2020 di Hotel Prima Lumajang.

Penutupan Muspimda PKC PMII Jatim di Pendopo Arya Wiraja dihadiri ratusan kader PMII se-Jatim. "Kami berterima kasih kepada Bupati Lumajang karena telah menfasilitasi terselenggaranya Muspimda PMII Jatim 2020," ujar Abdul Ghani, Ketua Umum PKC PMII Jatim dalam sambutannya, Minggu (01/03/2020).

Bupati Lumajang Thoriqul Haq menyampikan ucapan selamat datang kepada Gubernur Jatim. Cak Thoriq berterima kasih atas respon cepat Gubernur Jatim, sehingga jalan tol Probolinggo-Lumajang sudah masuk dalam prioritas pembangunan nasional.

"Terima kasih ibu Gubernur, kita berharap jalan tol dan pelebaran jalan akan menjadi solusi kemacetan di jalur Lumajang-Probolinggo dan semakin meningkatkan jalur perekonomian," tuturnya.

Khofifah Indar Parawansa dalam sambutannya berpesan kepada kader PMII agar memperjelas posisi dan memperbarui roadmap arah gerakan. PMII harus jelas diposisi mana dan tidak boleh tidak jelas arah gerakannya. "PMII adalah kader pergerakan, tapi jangan sampai tidak jelas arah gerakannya," jelas KIP.

Di era yang semakin terbuka akses informasi, era yang semakin cepat PMII harus bisa berkolaborasi dengan sistem lain. Kader PMII harus melakukan Up Skiling dan Re Skiling agar tidak tertinggal ditengah kemajuan tekhnologi yang sudah masuk di era 4.0.

"Dalam berorganisasi harus melihat roedmap kita kembali. Geo politik, geo ekonomi dan geo strategis sudah berubah," papar Majalis Pembina Daerah PKC PMII Jatim itu.

KIP berharap Muspimda 2020 PKC Jatim akan menghasilkan rekomendasi yang bisa menjawab tantangan jaman. Peta pergerakan PMII harus di update agar tidak tertinggal dengan organisasi lainnya. "Kita harus lihat peta GPS PMII ada dimana. Mulai peta eksta kampus, peta profesi, peta organisasi kepemudaan. Nah PMII ada dimana," tuturnya.

KIP juga meminta kepada kader PMII dalam melakukan kegitan atau gerakan haruslah detail. Karena suksesnya sebuah gerakan atau kegiatan ada di detailnya perencanaan. "Sukses itu ada di detail," pungkasnya.(Yd/red)

loading...

Tinggalkan Komentar

Facebook

Twitter

Redaksi