Content: / /

Nyuri Burung, Pemuda Ciliwung, Lumajang, Nangis Saat Dibawa Polisi

Hukum Dan Kriminal

27 September 2013
Nyuri Burung, Pemuda Ciliwung, Lumajang, Nangis Saat Dibawa Polisi

Lumajang(lumajangsatu.com)- Andre, anak belasan Tahun warga jalan Ciliwung, Kelurahan Jogayudan yang masih duduk di bangku SMP, harus berurusan dengan aparat kepolisian Polsek Kota. Pasalnya, Andre kedapatan mencuri burung milik AKP Abdul Latif, di rumahnya jalan Lawu, Pulosari, Citrodiwangsan, Lumajang.

Menurut AKP Abdul Latif, tertangkapnya pelaku berawal ketika dirinya lepas dinas dari Polres Lumajang. Sesampai dirumahnya, ia langsung masuk, saat itulah pelaku dan empat rekannya mencuri burung yang ditempatkan diteras rumah. "Saya diberitahu anak buah saya, kalau burungnya ada yang mencuri, saat datang ke TKP ia melihat burungnya serta pelaku yang sudah diamankan oleh warga," Ujarnya.

Tersangka bersama teman-temannya nampaknya sudah merencanakan sejak lama. Sebab, beberapa kali warga sekitar sering melihat pelaku dan komplotannya mondar mandir sekitar rumah, dan sempat memanjat pagar. Namun beruntung, pelaku behasil menghilang saat akan ditangkap. "Nampaknya sudah direncanakan," Terangnya.

Bahkan, dirinya bukan kali ini saja kehilangan burung kesayangannya. Tercatat, sudah empat kali ia kehilangan burung. "Burung yang hendak dicuri harganya 300-an dan dapat dari Bondowoso," jelasnya.

Sementara itu, AKP Eki Mufaqih, Kapolsek Kota menyatakan, polisi baru mengamankan satu tersangka. Sedangkan tersangka lainnya, yakni Made, subhi, rizal dan kipli,yang juga warga jalan Ciliwung, masih belum ditangkap. "Kita masih melakukan pengejaran pada tersangka lainnya, yang rata-rata masih dibawah umur," Terang Kapolsek

Korban yang masih dibawah umur saat dibawa dari TKP langsung menangis, dan meminta gar tidak dibawa kakantor Polisi. Tersangka mengaku tidak mencuri, hanya ikut teman-temannya saja. "Bukan saya pakde, saya cuma ikut saja," Teriaknya sambil ketakutan.(Yd/red)

Tinggalkan Komentar

Facebook

Twitter

Redaksi