Content: / /

Polisi : 4 Orang Dirawat di RSUD Dampak Kebakaran Pabrik Triplek

Peristiwa

23 Februari 2019
Polisi : 4 Orang Dirawat di RSUD Dampak Kebakaran Pabrik Triplek

Kapolres Lumajang, AKBP Arsal Sahban menyambangi korban kebakaran pabrik triplek di RSUD Dr. Haryoto. ( foto Polres for lumajangsatu.com)

 

Lumajang (lumajangsatu.com) - Peristiwa kebakaran pabrik pembuatan triplek PT Tri Tunggal Lakasana, tepatnya di Desa Besuk, Kecamatan Tempeh menyebabkan 14 orang karyawan harus mengalami luka luka dan 4 orang diantaranya harus dirawat di RSU DR Haryoto. Paslanya, korban mengalami lluka bakar dikarenakan cipratan oli panas mengenai tubuh.

BACA JUGA : Si Jago Merah Lalap Pabrik Kayu Besuk Hingga Karyawan Jadi Korban

AKBP DR Muhammad Arsal Sahban SH SIK MM MH selaku Kapolres Lumajang yang mendatangi langsung TKP ini menuturkan bahwa kejadian ini tak sampai memakan korban jiwa. "Alhamdulillah kejadian ini tak merenggut korban jiwa. Namun 4 orang harus dirawat di RS Haryoto karena mengalami luka bakar yg cukup serius dengan tingkat luka maksimal 32 %." ungkap Kapolres pada wartawan, Jum'at (22/2/2019) malam.

Masih kata dia, Untuk sementarapolisi menengarai awal mula titik api adalah dari kebocoran tabung oli pada mesin . Sehingga tetesan oli tersebut jatuh ke peredam panas mesin dan menyebabkan percikan api. "Namun demikian teori ini hanya dugaan awal dari kami," ungkap pria lulusan Akademi Kepolisian tahun 1998.

Kronoligis kebakaran di himpun di Mapolres Lumajang, Polsek Tempeh mendapati laporan dari masyarakat tentang adanya kebakaran yang terjadi di pabrik pembuatan triplek PT Tri Tunggal Lakasana, tepatnya di Desa Besuk, Kecamatan Tempeh Kabupaten Lumajang. Petugaspun dari Polsek Tempeh serta dari PMK Kabupaten Lumajang langsung mendatangi lokasi kejadian tersebut untuk menghentikan amukan dari si jago merah.

Di lokasi kejadian, petugas dibantu warga sekitar bahu membahu untuk menjinak kan api. Selain dari Dinas PMK, 2 kendaraan dari PMK milik PT Mustikatama juga didatangkan agar penanganan kebakaran tersebut cepat diselesaikan.

Sebelumnya, diketahui jumat (22/2) sekitar pukul 15.00 WIB, telah terjadi kebakaran di bagian Countinous dan Press Dryer PT. Tri Tunggal Laksana. Namun berkat kesigapan dari petugas, api dapat dipadamkan selang hampir satu setengah jam kemudian.

Dari keterangan saksi yang berada di lokasi kejadian, Api diduga berasal dari kebocoran Tabung Oli yang ada pada Mesin Boiler yang mana kemudian menetes pada bagian peredam panas. Meskipun karyawan sudah melaporkan kejadian tersebut dan diperbaiki oleh teknisi, nyatanya kebocoran terus terjadim Selanjutnya tetesan tersebut menimbulkan percikan api dan terjadilah ledakan pada Tabung Oli tersebut. (res/ls/red)

Tinggalkan Komentar

Facebook

Twitter

Redaksi