Content: / /

Spesialis Maling Sapi dan Truck Ndelesor Ditembak Polisi

Hukum Dan Kriminal

26 September 2018
Spesialis Maling Sapi dan Truck Ndelesor Ditembak Polisi

Salah satu pelaku maling truck dan sapi saat dirawat di rumah sakit (foto Polres Lumajang)

Lumajang (lumajangsatu.com) - Tim Resmob Polres Lumajang berhasil meringkus kawanan maling mobil. Karena melakukan perlawanan, polisi harus melumpuhkan satu pelaku dengan tembakan di kakinya.

Ipda Catur Budi Baskara, Paur Subbag Humas Polres Lumajang menyatakan, para pelaku juga terlibat dalam banyak kasus pencurian sapi sampai 13 TKP. Pelaku juga menjadi spesialis maling truck yang diparkir dirumah atau pinggir jalan.

Awal penangkapan, anggota kring Serse Polsek Ranuyoso melaksanakan patroli dengan R2 ditempat rawan kriminalitas (curas, narkoba dan curwan) khususnya diwilayah Lumajang utara> petugas menghentikan 1 unit mobil Merk Nissan Grand Livina No.Pol B 1674 NZO warna silver dengan penumpang 3 orang laki-laki yang  mencurigakan.
maling truck
"Saat diperiksa itu, polisi menemukan celurit, pisau dan kunci kontak mobil yang diduga hasil kejahatan," jelas Catur, Rabu (26/09/2018).

BACA JUGACak Thoriq Ingatkan Eks Lokalisasi Dolog di Sumbersuko Segera Tutup

Para pelaku adalah :

1. Slamet Eko Sugiyono (43) warga Dusun Dawung Rt 02 Rw 01 Desa Candi, Kec. Ampel,  Kab.  Boyolali - Jateng. (peran sebagai pelaku utama / Residivis Kasus Curanmor R4 dan R2 sudah pernah dihukum 2 kali di Lapas Salatiga pada tahun 2012. Saat pengembangan  tersangka berupaya lari menyerang dan membahayakan jiwa petugas sehingga dilakukan tindakan segera menembak pada kedua kakinya.

2. Misnur Adi Saputro (33) Kapala Dusun Krajan Desa Sruni, alamat Dusun Krajan Desa Sruni,  Kec.  Klakah-Lumajang.

3. Rosi (34) alamat dusun Bekah Tengah, Desa Jenggrong, Kec. Ranuyoso-Lumajang.

4. Fedi Dianto (23) alamat Dusun Benel Desa Kedawung, Kec. Padang-Lumajang.

"Kita akan terus lakukan upaya pengungkapan kasus-kasus menonjol yang ada di wilyah hukum Polres Lumajang," pungkasnya.(Yd/red)

Tinggalkan Komentar

Facebook

Twitter

Redaksi