Content: / /

Tertimpa Batu, Pendaki Asal Jakarta Meninggal di Puncak Pulau Jawa Mahameru

Peristiwa

14 Mei 2017
Tertimpa Batu, Pendaki Asal Jakarta Meninggal di Puncak Pulau Jawa Mahameru

Gunung Semeru berdiri gagah dilihat dari Kecamatan Candipuro-Lumajang

Lumajang (lumajangsatu.com) - Puncak tertinggi di Pulau Jawa Mahameru di Kabupaten  Lumajang kembali menelan korban. Antina Sumartina Iswanti (58) warga Jakakarsa - Jakarta meninggal saat melakukan pendakian bersama rekan-rekannya. 

Agung Siswoyo, Kepala Resort Ranu Pane Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) menyatakan, korban berangkat bersama rekan-rekannya tanggal 11 Mai 2017 dari Ranu Panen. Tanggal 13 Mai dinihari rombongan menuju puncak Mahameru dengan pendaki yang lain. 

"Rombongan korban berjumlah 53 orang dari Jakarta berangkat dari Ranu Pane tanggal 11 dan mulai mendaki tanggal 13 Mai, " ujar Agung, Minggu (14/05/2017).

Saat dalam perjalanan ke puncak, tiba-tiba banyak batu-batu runtuh dari atas. Korban dan rombongan sempat menghindar di cerukan. Namun nahas, batu besar yang jatuh menimpa bahu kiri korban. 

"Korban bahu kirinnya tertimpa batu yang jatuh dan akhirnya korban meninggal, " jelasnya. 

Setelah berhasil di evakuasi dari Semeru, mayat korban langsung dibawa ke RSUD dr. Haryoto Lumajang untuk dilakukan otopsi. Keluarga korban juga sedang menuju Lumajang untuk menjemput korban. 

Dari data post Ranu Pane pendakian ke Semeru hanya sampai ke post Kalimati. Namun, masih banyak para pendaki yang nekat melanjutkan pendakian hingga sampai di puncak tertinggi di Pulau Jawa Mahameru. (Mad/yd/red) 

Tinggalkan Komentar

Facebook

Twitter

Redaksi