Content: / /

Tim Cobra Kantongi Identitas dan Ciri-ciri 3 Pelaku Terduga Begal Ranu Klakah

Hukum Dan Kriminal

26 Mei 2019
Tim Cobra Kantongi Identitas dan Ciri-ciri 3 Pelaku Terduga Begal Ranu Klakah

Kapolres Lumajang, AKBP Arsal Sahban didampingi Kasat Reskrim dan Katim Cobra, AKP Hasran Cobra saat melakukan olah TKP kasus begal di Ranu Klakah.

Lumajang (lumajangsatu.com) - Tim Cobra Polres Lumajang sudah mengantong ciri-ciri dan identitas pelaku terduga begal yang membacok, Wafi (17) warga Desa Sumberpetung Kecamatan Ranuyoso tak jauh dari Ranu Klakah. Polisi meminta pelaku segera menyerahkan diri.

Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban mengatakan, dirinya menghimbau kepada ketiga pelaku begal agar menyerahkan diri. Pasalnya,  ciri-ciri dan identitas  sudah kami ketahui.

BACA JUGA : 

"lebih baik kamu menyerahkan diri secepatnya daripada terus dihantui oleh tim cobra yang terus bergentayangan dalam hidupmu. kalau tidak kelak tim cobra akan mematukmu," ujar Arsal memberikan ultimatum.

Dari penyelidikan dan olah TKP, pelaku sangat biadab, tidak memiliki hati nurani. korban dibacok sampai 6 kali. kejadian ini tentu ada pembalasan dari saya dan tim cobra. Polisi  akan sisir kampung-kampung mencari pelakunya.

Katim Cobra AKP Hasran Cobra mengatakan, pihaknya  sudah memiliki data data tersangka dan saya akan memimpin Tim Cobra untuk melakukan penangkapan. Dia himbau kepada para tersangka untuk segera menyerahkan diri. Jika tidak saya terpaksa akan melakukan upaya paksa dalam penangkapan kalian.

"Sekali lagi segera menyerah dan segera jalani hukuman yg telah kalian lakukan," Tegas Hasran.

Data di Mapolres Lumajang tentang Kronologi pembacokan pelaku begal, 22 Mei 2019 lalu, sekira pukul 17.30 Wib, 3 orang pelaku tidak dikenal dengan menggunakan sepeda motor beat warna putih menghampiri korban dengan berboncengan tiga.

2 Pelaku yang dibonceng turun dari kendaraan dan bertanya rumah seseorang kepada korban WAFI. Namun korban menjawab tidak tahu, silahkan anda bertanya kepada toko di seberang jalan.

Kemudian 1 satu orang pelaku pura-pura menelpon seseorang dengan berguman nomor orang yang ditelpon tidak aktif sambil menunggu situasi jalan sepi. Begitu situasi jalan sepi Pelaku dengan ciri kurus tinggi yang bertanya kepada korban tadi langsung membacok korban a.n. ABD WAFI berkali-kali sambil meneriakkan turun turun.

Melihat kejadian tersebut korban. HARIS teman dari Wafi  lari ke arah utara dan memberi tahu ke teman korban HAMIDI yang sedang melintas menggunakan sepeda motor. Kemudian sdr. HAMIDI berteriak maling-maling/ begal-begal setelah itu pelaku meninggalkan TKP dan Sepeda Motor serta KorbanWAFI di TKP ke arah Selatan. (ls/red)

loading...

Tinggalkan Komentar

Facebook

Twitter

Redaksi