Content: / /

Ungkap Penemuan Mayat di Pantai Wotgalih, Ini Motif Pembunuhannya

Hukum Dan Kriminal

01 Juni 2018
Ungkap Penemuan Mayat di Pantai Wotgalih, Ini Motif Pembunuhannya

Mayat korban saat berada di RSUD dr. Haryoto Lumajang

Lumajang (lumajangsatu.com) - Teka-teki mayat terikat tali yang ditemukan di pantai Wotgalih Kecamatan Yosowilangun akhirnya terungkap. Setelah berhasil mengungkap identitas korban, polisi dari Polres Lumajang akhirnya bisa menangkap pelaku pembunuhan.

AKP Hasran SH, M.Hum, Kasatreskrim Polres Lumajang menyatakan, korban beranam Ribut Alfarisi, warga Krajan Desa Tunjung Kecamatan Randuagung. Sedangkan pelakunya adalah Muhsin (41) warga Lalangan Desa Tunjung Kecamatan Randuagung.

"Alhamdulillah kita bisa ungkap kasus pembunuhan yang mayatnya ditemukan di pantai. Pelaku dan korban adalah satu Desa," jelas Hasran, Jum'at (01/06/2018).

Pembunuhan terjadi pada hari Minggu (27/05) di jalan raya Jatiroto-Lumajang. Pelaku melihat korban turun dari bus, pelaku kemudian mengikuti korban dan memikul korban tepat di leher belakang. Setelah terjatuh, pelaku kemudian memukul korban berkali-kali hingga korban tidak sadarkan diri.

Setelah korban tidak sadar, pelaku kemudian mengikat pelaku dan membuang korban di sungai Bondoyudo. Mayat korban dengan lokasi penemuan berjarak sekitar 2 kilo meter.

Setelah dilakukan penyelidikan, polisi berhasil menagkap pelaku di pinggir jalan raya Desa Tunjung Kecamatan Randuagung. Dari hasil pemeriksaan, pelaku mengakui perbuatannya membunuh korban. Pembunuhan itu dilatarbelakangi motif asmara, karena korban diduga memiliki hubungan khusus dengan istri pelaku hingga mengandung dan melahirkan anak berumur 1 tahun.

"Kita tangkap pelaku di daerah Desa Tunjung. Hasil intrograsi motif pembunuhan adalah asmara. Pelaku cemburu kepada korban," pungkasnya.(Yd/red)

Tinggalkan Komentar

Facebook

Twitter

Redaksi