Content: / /

Warga Tempursari Resah Dengan Ulah Legenda Bandung Bondowoso

Peristiwa

30 Desember 2013
Warga Tempursari Resah Dengan Ulah Legenda Bandung Bondowoso

Lumajang(lumajangsatu.com)- Mungkin kita masih ingat dengan sebuah legenda Bandung Bondowoso dan putri ayu Rara Jonggrang, dimana Pangeran Bandung Bondowos diminta untuk membuat seribu candi dalam waktu semalam. Kisah itu yang nampaknya terjadi pada warga tempursari yang juga terkejut dan kaget dengan aksi Bandung Bondowo "TrucK Pasir besi".

Jika pangeran Bandung Bondowoso ingin membangun candi dalam semalam, beda halnya dengan Banndung Bondowoso "Truck Pasir besi", mereka malah merusak jalan yang menjadi akses satu-satunya bagi warga Tempursari Kecamatan Lumajang pada malam hari.

Saat warga Tempursari mulai terlelap dengan mimpi indahnya, aksi Bandung Bodowoso "Truck pasir besi" mulai dimulai. Ratusan truck pasir besi mulai mengangkuti pasir dari wilayah Tempursari pada malam hari, sehingga pada keesokan harinya ketika warga mulai terbangun, mereka kaget melihat jalan sudah rusak, akibat ulah si-Bandung Bondowoso "Truck pasir besi".

"Dua akses jalan melalui selatan tembus Pasirian dan jalur barat tembus Pronojiwo saat ini kindisinya rusak pol," terang Imam Muzani warga desa Purorejo Kecamatan Tepursari kepada lumajangsatu.com, Senin (30/12/2013).

Menurutnya, rusaknya jalan suah hampir terjadi selama 2 bulan terkahir, dimana truck pengangkut pasir saat malam hari melakukan pengangkutan besar-besaran pasir dari Tempursari. Kondisi jalan yang tidak kuat menahan beban, mambuat jalan yang dibangun pada tahun 2012 silam langsung hancur.

'Sudah hampir terjadi dua bulan terkahir, padahal jalannya masih dibangun sekitar tahun 2012 silam," jelasnya.

Warga sangat mengeluh dengan rusaknya dua jalur tersebut, karena jalan tembus Pasirian dan Pronojiwo merupakan akses penting bagi warga Tempursari. Jika ini terus dibiarkan dari para pihak pemilik kebijakan, maka warga Tempursari akan terisolir. "Kita bisa-bisa terisolir, terutama saat turun hujan," keluhnya.

Dari pantauan lumajangsatu.com, iring-iringan truck pengangkut pasir mulai bergerak setelah habis magrib dari Tempursari melalui jalur barat tembus Pronojiwo. Meski belum jelas yang diangkut pasir besi atau pasir dari sungai, namun logikanya jika untuk pasir galin C, tidak perlu jauh untuk mengambil di Tempursari dengan kondisi medan yang berat. Sebab, pasir galian C sudah banyak diwilayah Pronojiwo.(Yd/red)

loading...

Tinggalkan Komentar

Facebook

Twitter

Redaksi