Content: / /

Cak Sayyidi : Pembangunan Desa di Lumajang Perlu Dapat Perhatian

Tokoh

05 Maret 2020
Cak Sayyidi : Pembangunan Desa di Lumajang Perlu Dapat Perhatian

Ketua Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) IAI Syarifuddin Lumajang, Sayyidi, SPd, MA

Kedungjajang - Kabupaten Lumajang yang masih terus berjuang meningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dari peringkat 30-an dari 38 Kota dan Jawa Timur. Ketua Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) IAI Syarifuddin Lumajang, Sayyidi, SPd, MA angkat bicara untu bisa menyelesaikan persoalan yang dihadapi pemerintah daerah.

"Pemkab Lumajang harus fokus pembangunan dan pengembangan desa," kata pria asal Desa Uranggantung Kecamatan Sukodono ditemui lumajangsatu.com.

Menurut dia, dari pengamatan dan informasi berita tingginya kriminlitas dan rendahnya angkatan anak sekolah didesa masih tinggi. Sehingga perlu ada sebuah program tepat sasaran untuk desa oleh pemkab Lumajang.

"Desa adalah adalah kekuatan kota, sebelum ada kota, desa ada dulu," ungkapnya.

Cak Sayyi sapaan akrabnya mengaku banyak melihat aktifitas anak desa dalam berkegiatan sepi dukungan. Kemudian, didesa banyak sekali tokoh agama yang perlu dilibatkan dalam penentuan kebijakan.

"Jangan sampai tradisi desa hilang, ditengah derasnya kemajuan teknologi informasi, aktifitas kegiatan desa perlu diperhatikan," paparnya.

Jika sudah ada program mengenai pengembangan dan pembangunan Desa, Dia berharap Bupati dan Ketua DPRD tidak hanya menerima laporan, tetapi mengecek laporan kerja dari bawahannya.

"Saya khawatir budaya menerima laporan, tanpa cek laporan dilapangan menjadi budaya, semoga saja tidak teradi diera kepimpinann Cak Thoriq dan Cak Anang sebagai penyelenggara pemerintah di Lumajang," jelasnya.

Pria yang juga kepala SMK Syarifuddin berharap juga tradisi keagamaan di desa-desa terus dilestarikan untuk menjaga hubungan antara warga. Dirinya melihat ada pergeseran budaya kota masuk ke desa. "Budaya materilistik warga desa sangat mengkhawatirkan, ini perlu perhatian banyak pihak," pungkasnya. (ls/red)

loading...

Tinggalkan Komentar

Facebook

Twitter

Redaksi