Content: / /

Cak Thoriq : Lumajang Harus Kembangkan Sport Tourism

Olah Raga

01 Desember 2019
Cak Thoriq : Lumajang Harus Kembangkan Sport Tourism

Cak Thoriq saat memberikan sambutan soal Lumajang Harus Kembangkan Sport Tourism.

Lumajang - Pengembangan sport tourism membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, dengan begitu kegiatan yang ada di Lumajang akan dapat berkesinambungan antara kegiatan olahraga dan pariwisata yang itu menjadi program Pemkab Lumajang kedepan.

Hal itu disampaikan Bupati Lumajang, Thoriqul Haq, M.ML., saat menghadiri kegiatan Rapat Koordinasi Pengurus Provinsi dan Pengurus Cabang Pelatih Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Jawa Timur, , di Aula Hotel Aby Kabupaten Lumajang, Minggu (1/12/2019).

Pada kesempatan tersebut, Cak Thoriq berkeinginan menggabungkan antara kegiatan olahraga dengan pariwisata, sehingga konsep sport tourism itu menjadi satu-kesatuan yang tidak terpisahkan. Dengan begitu, pemerintah harus dapat memunculkan destinasi yang unggul di Kabupaten Lumajang dengan mengelola kegiatan yang berkelas.

"Saya berharap beberapa potensi olahraga sport sepeda ini dapat tumbuh dan berkembang, begitu support itu ada maka harapannya ini menjadikan atlet-atlet berprestasi yang membanggakan Jawa Timur. Semoga ini menjadi realisasi yang betul-betul nyata, sehingga penyelesaian perencanaan membangun sport tourism ini bisa terlaksana. Tidak hanya untuk kami masyarakat Lumajang, tetapi untuk Jawa Timur dan Indonesia," ujarnya.

Sementara itu, Ketua ISSI Jawa Timur, Wahid Wahyudi, menyampaikan bahwa banyak titik-titik obyek wisata di Lumajang, saat ini masih belum banyak sport yang berkesinambungan dengan pariwisata. Untuk itu, dengan banyaknya titik-titik obyek wisata di Lumajang, diharapkan kedepan Lumajang dapat membuat acara fun bike yang terintegrasi dengan pariwisata yang ada.

"Saya harap Lumajang bisa membuat acara fun bike, yang nantinya disamping ada sepeda prestasi juga akan ada sepeda gembira dari satu obyek wisata ke wisata yang lain. Sehingga Lumajang bisa menjadi "Republik Sepeda", karena membranding sebuah wilayah harus ada kalimat yang menarik," ungkapnya.

Wahid Wahyudi, berharap rakor tersebut dapat membahas bagaimana program-program sinergitas antar kabupaten/kota se-Jawa Timur ini di dalam membina prestasi atlet, serta dirumuskan bersama terkait pembinaan cabang olahraga bersepeda untuk mempersiapkan Porprov yang akan datang di tahun 2021. Karena pada dasarnya untuk mencetak atlet sepeda itu ada di tangan ISSI kabupaten/kota sesuai dengan domisili atlet itu sendiri. (hms/ls/red)

loading...

Tinggalkan Komentar

Facebook

Twitter

Redaksi