Content: / /

Satpol : Alun-alun Lumajang Steril PKL Serta Penjual Takjil Dadakan

Politik Dan Pemerintahan

13 April 2021
Satpol : Alun-alun Lumajang Steril PKL Serta Penjual Takjil Dadakan

Kadispol PP Lumajang, Matali Bilogo.

Lumajang - Bulan Ramadan atau puasa di sekitar Alun-alun Lumajang banyak masyarakat yang ingin menghabiskan waktu (Ngabuburit) sembari berbelanja membeli makanan maupun minuman yang dijajakan oleh pedagang Kaki Lima (PKL) atau penjual takjil dadakan Selasa, (13/4/2021).

Namun pada bulan Ramadan ini, Satpol PP Lumajang memastikan wilayah Alun-alun Kota Pisang dipastikan steril dari PKL maupun penjual takjil dadakan tersebut.

"Kawasan Alun-alun tetap steril atau bebas dari PKL maupun penjual takjil dadakan," kata Kepala Satpol PP Lumajang Matali Biligo.

Dia mengungkapkan biasanya pada momentum bulan Ramadan seperti ini tidak dipungkiri, banyak pedagang makanan maupun minuman atau penjual takjil dadakan yang meggelar lapak di sekitar area Alun-alun. Dikarenakan, setiap memontum seperti ini, banyak warga yang menghabiskan waktu sembari menunggu waktu hingga buka puasa tiba.

"Kalaupun ingin berdagang, PKL atau penjual takjil dadakan itu, tetap diperbolehkan, asal menempati tempat yang telah disediakan dan karena area PKL sudah ditertibkan beberapa waktu lalu," terangnya.

Untuk mengantisipasi itu, Satpol PP bakal turun ke lapangan untuk menertibkan PKL yang nekat gelar lapak di area Alun-alun Lumajang.

PKL atau penjual takjil dadakan ingin berjualan pastinya di tempat yang telah disediakan seperti di barat jalan Abu Bakar, Jalan Sultan Agung, Jalan Imam Suja'i serta di kawasan PJR.

Hal itu di perbolehkan berjualan asal di tempat yang telah ditata kawasannya, para pembeli diharuskan take away. (ind/ls/red)

loading...

Tinggalkan Komentar

Facebook

Twitter

Redaksi