Content: / /

Kawanan Maling Motor Gondol 2 Motor di Timur Sungai Bondoyudo Dini Hari

Peristiwa

13 Maret 2019
Kawanan Maling Motor Gondol 2 Motor di Timur Sungai Bondoyudo Dini Hari

Ilustrasi Maling Motor. (ist, google.com)

Lumajang (lumajangsatu.com) - Warga Desa Banyuputih Kidul Kecamatan Jatiroto dan Desa Dawuhan Wetan Kecamatan Rowokangkung digegerkan dengan aksi kawanan maling motor beraksi saat adzan shubuh, Rabu (13/3/2019). Dua motor milik Irfan Hadi dan Satuka warga Dusun Kambengan Desa Banyuputih Kidul amblas dibawa kabur.

Informasi dihimpun dari korban dan warga, Motor Scoopy milik Satuka diparkir didepan rumah dan tokonya usai kulakan sayur mayur di Pasar Dawuhan Wetan. Dia kemudian masuk rumah dan melayani pelanggannya.

Tiba-tiba ada 2 orang tak dikenal mendekati rumahnya dan diketahui oleh para tetangga yang sedang berbelanja. Satuka kaget saat diberitahu salah satu tetangga, jika motornya dibawa orang.

"Saya kaget, lha wong kontaknya tak simpan, kemudian teriak maling," ungkap Satuka.

Teriakan maling membuat dua pelaku kabur ke arah Selatan menuju Dawuhan Wetan. Suami dan anak korban mencoba mengejar pelaku. Sayang, bensin motornya kehabisan.

Disaat bersamaan, Irfan Hadi (37), saat itu sholat shubung di Masjid Dawuhan Wetan dan memarkir motor Supranya. Kemudian, langsung mengikuti sholat berjama'ah hingga pulang paling akhir.

Ketika, keluar dari ruang utama masjid dan meliha dihalaman tidak ada motor. Korban langsung mencari dan bertanya pada orang disekitar masjid.

"Waduh, motorku dicuri orang," jelasnya.

Irfan kemudian menghubungi takmir masjib untuk mengecek CCTV yang terpasang. Sayang, ternyata CCTV tidak berfungsi dan pelaku terpantau melalui CCTV Toko depan masjid.

"Sayangnya, pelaku tidak jelas," ungkapnya.

Beraksinya maling motor di kawan Jalan Antar Desa Dawuhan Wetan - Banyuputih Kidul menjadi buah bibir warga. Pasalnya, selama ini tidak pernah ada kejadian pencurian motor di kawasan timur sungai Bondoyudo itu. Waspadalah, kejahatan bisa menimpa anda. (ls/red)

Tinggalkan Komentar

Facebook

Twitter

Redaksi