Lumajang - Fenomena hari tanpa bayangan Jawa Timur terjadi sejak Jumat (09/10/2020), Hari ini fenomena tersebut di Prediksi akan berlangsung di Kabupaten Lumajang pada pukul 11:13:18 WIB.
Kasi Data dan Informasi BMKG Klas I Juanda Teguh Tri Susanto menjelaskan, hari tanpa bayangan adalah fenomena ketika matahari tepat berada di posisi paling tinggi di langit. Hingga deklinasi matahari sama dengan lintang pengamat. Fenomena itu disebut sebagai kulminasi utama.
Baca juga: Muhamad Hotep Terpilih Aklamasi Pimpin ABPEDNAS Lumajang, Kejari Jalin Kerja Sama Pengawasan Desa
"Jadi pada saat itu, matahari akan berada tepat di atas kepala pengamat atau di titik zenith," kata Teguh saat dihubungi, Selasa (13/10/2020).
Baca juga: Kejurkab Bulu Tangkis Lumajang 2026 Momentum Jaring Atlet Berprestasi
Akibatnya, bayangan benda tegak akan terlihat menghilang karena bertumpuk dengan benda itu sendiri. Fenomena hari tanpa bayangan menurut Teguh berlangsung 2 kali dalam setahun, dia menghimbau masyarakat tidak cemas.
"Awal bulan Maret-April dari arah utara ke selatan. September-April selatan ke utara, dampak dari fenomena ini, suhu cuaca akan meningkat,"tambahnya
Baca juga: Sengketa Advokat Wiwin dengan Mantan Kliennya Masuk Gugatan ke Pengadilan Negeri Lumajang
Karena cuaca akan panas, masyarakat harus mengonsumsi air yang cukup agar tidak terjadi dehidrasi. "Apalagi ini kan musim pancaroba jadi kemungkinan akan sangat panas," pungkasnya. (Oky/ls/red)
Editor : Redaksi