Lumajang - Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Lumajang lakukan kerjasama dengan beberapa pihak untuk wacana program pesantren yang nantinya akan di launching pada tanggal 22 Oktober 2021 bertepatan dengan Hari Santri Nasional (HSN), Kamis (23/09/2021).
Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIB Lumajang Agus Wahono, Amd.I.P., S.H., M.H mengungkapkan dengan adanya program ini diharapkan bimbingan yang diberikan bisa menjadi bekal dalam hidup dan tidak mengulangi kesalahan yang dilakukan, hingga berurusan dengan masalah hukum. Untuk menyukseskan program ini, bimbingan tidak dilakukan sendiri karena bekerjasama dengan Kementerian Agama, Dinas Kesehatan, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan dan Kelurahan Jogotrunan.
Baca juga: OJK Jember: Ekonomi Sekarkijang Tumbuh Solid, Kredit dan Investasi Meningkat Positif
"Jadi kami gandeng semua untuk menyukseskan kegiatan ini," kata Agus.
Baca juga: Kejari Lumajang Musnahkan Barang Bukti 54 Perkara, Narkotika Mendominasi
Ketua Kantor Kemenag Lumajang Muhammad Muslim mengungkapkan bahwa draf perjanjian kerja sama dengan Lapas IIB sudah ditandatangani. Orientasinya seperti mendirikan pesantren atau ma’had di lapas.
"Kami optimistis di Lumajang ini bisa lebih baik, Karena potensi-potensi yang ada di sini lebih bagus" kata Muslimin.
Baca juga: Agus Triyono: Pejabat Berganti, Pelayanan Masyarakat Tak Boleh Berhenti
Dia juga sudah menyiapkan kurikulum dan program unggulan yaitu hafalan Alquran di lapas. Bagi napi yang tidak bisa mengaji juga akan diajarkan. "Ada beberapa program unggulan yang kita siapkan," pungkasnya.(Yd/red)
Editor : Redaksi