Lumajang - Komisi A DPRD Lumajang yang membidangi hukum dan pemerintah menggelar talk show di Radio Gloria FM yang diwakili oleh Zainal Abidin dari Fraksi PDI Perjuangan, Rabu (01/11/2023). Zainal mengajak agar desa-desa di Lumajang mengenali potensi daerahnya dan fokus mengembangkan potensi yang ada di masing desa.
Baca juga: Sengketa Advokat Wiwin dengan Mantan Kliennya Masuk Gugatan ke Pengadilan Negeri Lumajang
Zainal mencontohkan, Desa Kunir Kidul Kecamatan Kunir yang dikenal sebagai daerah penghasil tahu dan tempe, kemudian mengemas sejumlah event untuk mengenalkan produk daerahnya tersebut. Salah satunya yang rutin digelar setiap tahun dan sudah masuk tahun ke-5 2023, adalah event Festival Banjir Tahu.
“Kita ingin desa-desa di Lumajang memiliki karakter atau ciri khas masing-masing, semisal kuliner, pertanian, wisata, budaya dan lainnya,” jelas Zainal.
Baca juga: Komisi D DPRD Lumajang Dorong Percepatan UHC Melalui Penguatan Data dan Sinergi Lintas Sektor
Jika desa di Lumajang sudah memiliki karakter atau ciri khas, maka hal itu akan menjadi rintisan Pemerintah Lumajang membuat kalender event selama satu tahun. Dengan melakukan kolaborasi yang baik, maka masing-masing potensi desa akan dikenal dan berkembang dan tentunya akan meningkatkan pembangunan daerah.
“Jadi Kabupaten bisa mengambil kegiatan-kegiatan yang ada di desa-desa sebagai kalender event Pemerintah Lumajang,” terangnya.
Baca juga: DPRD Lumajang Hadiri Pemusnahan Barang Bukti 54 Perkara Berkekuatan Hukum Tetap
Komisi A DPRD juga mendorong Kecamatan sebagai pemangku wilayah mendampingi desa untuk mengenali apa potensi daerahnya. Kemudian dikembangkan dalam bentuk event untuk mengenalkan potensi daerah tersebut ke khalayak luas. “Kami minta dan mendorong Kecamatan mendampingi desa mengenali potensi daerahnya,” pungkasnya.(Yd/red)
Editor : Redaksi