Lumajang - Video viral diduga maling gas LPG di sekitaran Pemandian Tirtosari Desa Penanggal Kecamatan Candipuro, ternyata pelaku merupakan seorang pelajar yaitu berinisial M A warga Kecamatan Pasrujambe.
Video tersebut sontak menjadi perhatian masyarakat kok sampai tega mencuri Gas LPG milik warung. "Padahal masih remaja seharusnya belajar yang rajin, jangan menjadi maling" Gumam salah satu masyarakat yang memvideokan kejadian tersebut.
Baca juga: Pimpinan Baru Bank Jatim Lumajang Temui Bupati, Sinergi dengan Pemkab Jadi Sorotan
Berdasarkan informasi dari polisi bahwa pada hari Minggu, (10/3/2024) saat itu oleh penjaga kolam renang diketahui ada orang laki-laki masuk ke dalam kawasan kolam renang Pemandian Tirtosari.
Kemudian keduanya keporgok telah mengambil barang di dalam warung dengan cara merusak pintu dan mengambil barang-barang berupa rokok, makanan, beberapa potong pakaian. Tanpa basa-basi keduanya langsungsung di amankan oleh penjaga kolam renang.
Baca juga: 15.887 Pekerja di Lumajang Dapat Perlindungan Jaminan Sosial, Tak Hanya Pekerja Formal
Seketika kejadian tersebut dikerumuni warga, karena di khawatirkan konsentrasi massa semakin banyak. Akhirnya terduga langsung diserahkan ke Polsek Pasrujambe.
Sesampainya di Mako Polsek Pasrujambe terduga di lakukan pemeriksaan lebih lanjut, ternyata terlapor pada saat itu sedang memancing ikan di Sungai Aliran Kolam Renang Tirtosari. Karena lapar keduanya masuk ke warung dan melakukan pencurian rokok dan makanan.
Baca juga: PKL B29 Ditata, Pemkab Lumajang Tegaskan Pedagang Hanya Berjualan di Rest Area Satu
"Karena anaknya masih sekolah dan pihak korban juga tidak melaporkan kejadian ini jadi kami selesaikan dengan cara damai" ungkap Kapolsek Pasrujambe Ipda Purwaningsih
Sedangkan untuk korban sendiri hanya meminta ganti rugi kepada pihak terlapor atas kerugian senilai Rp. 1.000.000. Kemudian di buatkan surat dan video pernyataan dari terlapor dan pelapor yang di saksikan oleh Kepala Desa Penanggal dan Kepala Desa Pasrujambe diaksikan bersama dengan Polsek Candipuro (Ind/red).
Editor : Redaksi