Kerangka kisaran tahunan

Heboh, Penemuan Kerangka Manusia di Lahan Tebu Lumajang

Reporter : Indana Zulfa
Polsek Jatiroto saat mengevakuasi kerangka di area perkebunan tebu PG Jatiroto (Foto : Polsek Jatiroto for Lumajangsatu)

Lumajang, (Lumajangsatu) - Penemuan kerangka manusia di area perkebunan tebu milik PG Jatiroto menggemparkan warga Desa Banyuputih, Kecamatan Jatiroto. Penemuan ini dilaporkan pertama kali oleh seorang petani yang tengah bekerja di lahan tersebut pada Rabu, (30/10/2024) Kapolsek Jatiroto, AKP Agus Sugiharto, saat dikonfirmasi membenarkan adanya penemuan tersebut. 

"Benar, kami telah menerima laporan terkait penemuan kerangka manusia di lahan tebu PG Jatiroto," Ujar Agus Mantan Kapolsek Pasirian.

Baca juga: TP PKK Lumajang Perkuat Tertib Administrasi, Program Pemberdayaan Keluarga Didorong Lebih Berdampak

Tim identifikasi telah melakukan olah TKP dan membawa kerangka tersebut ke RSUD dr. Hariyoto untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Berdasarkan hasil olah TKP, ditemukan sejumlah tulang belulang yang tidak lengkap, seperti tengkorak kepala, tulang kaki, tulang paha, dan beberapa tulang kecil lainnya. 

Baca juga: PKK Lumajang Ajak Orang Tua Lengkapi Imunisasi Anak, Perlindungan Dimulai Sejak Dini

Kondisi tulang yang sudah tidak utuh ini mengindikasikan bahwa kerangka tersebut sudah berada di lokasi cukup lama.

"Melihat kondisi tulang yang sudah rusak, kami memperkirakan usia kerangka tersebut sekitar 2 tahun. Namun, untuk kepastiannya, kami masih menunggu hasil pemeriksaan forensik," tambahnya.

Baca juga: Dihantam Ombak di Perairan Lumajang, Dua Nelayan Jember Selamat, Satu Masih Hilang

Pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas korban dan penyebab kematian. Beberapa saksi juga telah dimintai keterangan untuk membantu proses penyelidikan.

"Kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk mengungkap kasus ini. Kami mengimbau kepada masyarakat yang memiliki informasi terkait penemuan ini agar segera melapor ke pihak kepolisian," tutupnya (Ind/red).

Editor : Redaksi

Politik dan Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru