Melengkapi Berbagai Fasilitas

Dinas Pariwisata Akan Terus Jadikan Selokambang Wisata Pemandian Alam Unggulan Lumajang

Reporter : Babun Wahyudi
Pemandian alam Selokambang di Desa Purwosono Kec. Sumbersuko-Lumajang

Lumajang - Pemandian alam Selokambang di Desa Purwosono Kecamatan Sumbersuko menjadi wisata pemandian yang legendaris di Lumajang. Sebelum banyak wahana wisata air di Lumajang, Selokambang menjadi pilihan utama warga Lumajang dan sekitarnya untuk mengisi liburan bersama keluarga.

Yuli Harismawati, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lumajang menyatakan bahwa pihaknya terus melakukan perawatan dan penambahan fasilitas bagi para pengunjung Selokambang. Hal itu dilakukan agar Selokambang sebagai wiara pemandian alam tetap diminta dan menjadi pilihan masyarakat Lumajang untuk mengisi masa liburan akhir pekan atau libur lainnya.

Baca juga: Harry Purwanto, Akademisi dan Praktisi Media yang Mengembangkan Komunikasi Digital Indonesia di Lumajang

“Kita terus melengkapi berbagai sarana dan prasarana bagi para pengunjung, kita ingin Selokambang menjadi pilihan warga Lumajang berlibur di akhir pekan,” jelas Yuli kepada Lumajangsatu.com, Rabu (25/12/2024).

Baca juga: Peduli Pengembangan Atlet Santri, Ning Laila Serahkan Alat Pertandingan di Kejurkab VII Trisula 2026 Pagar Nusa Lumajang

Pengelola yakni Dinas Pariwisata sudah menyiapkan beberapa toilet dan joglo untuk kenyamanan bagi pengunjung. Parkir yang luas juga tersedia di Selokambang. Sehingga pengunjung bisa beristirahat dengan nyaman di joglo-joglo yang sudah disiapkan di lokasi pemandian.

“Parkir Selokambang luas, di dalam banyak joglo-joglo agar pengunjung semakin betah dan nyaman ke Selokambang,” paparnya.

Baca juga: Muhamad Hotep Terpilih Aklamasi Pimpin ABPEDNAS Lumajang, Kejari Jalin Kerja Sama Pengawasan Desa

Tak hanya itu, di dalam area Selokambang juga sudah banyak pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan dengan harga normal. Jadi pengunjung tidak perlu khawatir, jika berkunjung ke Selokambang akan dikenakan harga makanan yang tidak normal. “Di dalam juga banyak PKL yang berjualan dengan harga normal,” pungkasnya.(Red/adv))

Editor : Redaksi

Politik dan Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru