Berangkat Sekolah

Tabrak Belakang Tragis di Candipuro Lumajang , Dua Orang Terluka Parah

Reporter : Indana Zulfa
Kondisi truk usai terjadi laka

Lumajang — Senin pagi yang tenang di Desa Candipuro, Kecamatan Candipuro, Lumajang, mendadak berubah menjadi kepanikan setelah sebuah dump truck menghantam sepeda motor dari belakang. Kecelakaan ini menyebabkan dua orang mengalami luka serius di bagian kepala dan harus segera dilarikan ke rumah sakit.

 

Baca juga: Periksa 14 Truk di Pasirian, Polisi Temukan KIR Kedaluwarsa hingga SIM Tak Sesuai

Peristiwa terjadi sekitar pukul 09.20 WIB, saat sebuah dump truck Hino bernomor polisi N-8238-AB melaju dari arah barat menuju timur. Tanpa diduga, truk tersebut menabrak sepeda motor Honda CRF N-3982-YBV yang tengah berhenti di jalan karena kendaraan di depannya juga berhenti.

 

Benturan keras itu membuat Abdul Wahid (50), pengendara motor asal Tempursari, Lumajang, terlempar dan mengalami luka berat di kepala. Lebih tragis lagi, penumpangnya yang masih berusia 19 tahun, Diva Puspita, ikut menjadi korban dan mengalami luka di bagian kepala. Keduanya langsung dilarikan ke RSUD Pasirian oleh warga dan petugas yang tiba di lokasi.

 

Sementara sopir dump truck, Hendra Priyono (46), warga Malang, selamat tanpa luka. Namun fakta mengejutkan terungkap: ia mengemudikan kendaraan besar tersebut tanpa memiliki SIM dan tanpa membawa identitas resmi.

 

Baca juga: Lepas Atlet POPDA dan PEPARPEDA 2026, Bunda Indah Tantang Lumajang Raih 10 Medali Emas

“Diduga pengemudi kurang waspada terhadap kendaraan di depannya, sehingga terjadi tabrak belakang,” ungkap Kanit Lantas Polres Ipda Dendy Cucu Lumajang yang menangani kejadian.

 

Suasana di lokasi sempat ramai oleh warga yang berkerumun, menyaksikan proses evakuasi dan penyelidikan oleh petugas. Saksi mata, Irianto (61), menyebutkan bahwa tabrakan terdengar cukup keras dan langsung menarik perhatian warga sekitar.

 

Baca juga: Perkuat 10 Program Pokok PKK, Lumajang Dorong Pemberdayaan Keluarga Berbasis Potensi Lokal

Kerugian materi dalam insiden ini diperkirakan mencapai Rp1 juta. Namun, kerusakan kendaraan dan trauma yang dialami korban tentu tak ternilai dengan angka. Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, termasuk memeriksa kelengkapan kendaraan dan dokumen pengemudi.

 

Kejadian ini kembali mengingatkan pentingnya kewaspadaan saat berkendara, serta kelengkapan dokumen sebagai bentuk tanggung jawab di jalan raya (Ind/red).

Editor : Redaksi

Politik dan Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru