Lumajang– Upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-79 di Alun-Alun Lumajang, Selasa (1/7/2025), menjadi panggung pernyataan tegas Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar, S.H., S.I.K., M.H. Dalam amanatnya, ia menekankan bahwa Polri harus hadir sebagai solusi, bukan menjadi sumber keresahan di tengah masyarakat.
Baca juga: TP PKK Lumajang Perkuat Tertib Administrasi, Program Pemberdayaan Keluarga Didorong Lebih Berdampak
Dengan suara lantang, Kapolres menyampaikan amanat Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Drs. Nanang Avianto, M.Si., yang mengapresiasi sinergi luar biasa antara TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan Jawa Timur.
“Kami tidak ingin Polri hanya hadir di tengah seremonial, tapi harus benar-benar jadi pelindung dan pengayom. Kita harus dicintai, bukan ditakuti,” tegas Kapolres.
Kapolda juga menyoroti keberhasilan pengamanan Pilkada Serentak 2024 yang berjalan aman, menjadi bukti kekuatan sinergi dalam menjaga demokrasi.
Berdasarkan survei Indikator Politik Indonesia pada Mei 2025, tingkat kepuasan publik terhadap pemberantasan premanisme mencapai 67,4 persen. Capaian ini dinilai sebagai modal penting untuk menguatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri.
Baca juga: PKK Lumajang Ajak Orang Tua Lengkapi Imunisasi Anak, Perlindungan Dimulai Sejak Dini
Mengusung tema *Polri untuk Masyarakat*, Kapolres menantang seluruh jajarannya untuk terus berbenah dan semakin humanis dalam melayani.
“Polisi harus tegas, tapi tetap humble. Kita harus jadi penenang, bukan pembuat takut. Ini bukan sekadar tugas, ini adalah komitmen!” serunya.
Tak hanya itu, suasana upacara sempat cair ketika Kapolres mendapat kejutan “prank” dari ibu-ibu pengantar Polisi Cilik (Pocil), yang membuat momen peringatan semakin berkesan.
Baca juga: Dihantam Ombak di Perairan Lumajang, Dua Nelayan Jember Selamat, Satu Masih Hilang
Sebagai bentuk apresiasi, Kapolres memberikan penghargaan kepada Pocil Polres Lumajang yang berhasil meraih Juara 1 tingkat Polda Jawa Timur.
“Generasi muda inilah harapan Polri ke depan. Disiplin dan semangat mereka harus kita jaga,” pungkasnya (Ind/red).
Editor : Redaksi