Lumajang– Desa Bedayu, Kecamatan Senduro, menjadi lokasi kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang dilaksanakan dosen STKIP PGRI Lumajang bersama mahasiswa KKN. Kegiatan tersebut melibatkan perangkat desa, pelaku UMKM, Karang Taruna, dan komunitas pemuda kreatif dengan tema “Pemberdayaan Masyarakat Desa Bedayu untuk Meningkatkan Potensi Wisata dan UMKM melalui Digitalisasi Pemasaran.”
Baca juga: UMKM Kerajinan Lumajang Didorong Tembus Pasar Ekspor, Pendampingan Dibuka Gratis
Desa Bedayu dikenal memiliki panorama alam dan kekayaan budaya khas, serta produk unggulan UMKM berupa makanan olahan dan hasil pertanian. Namun, masyarakat setempat menghadapi tantangan dalam memasarkan produk dan potensi wisata di era digital. Melalui PKM ini, tim STKIP PGRI Lumajang memberikan solusi berupa pelatihan dan pendampingan berbasis digital.
Agenda kegiatan meliputi penyuluhan pentingnya teknologi digital dalam pemasaran, pelatihan pengelolaan media sosial dan marketplace, pendampingan pembuatan katalog digital produk UMKM, serta pengenalan konsep desa wisata berbasis digital.
Antusiasme warga terlihat dari keikutsertaan aktif pelaku UMKM dan pengelola wisata desa. Mereka mengaku lebih percaya diri memasarkan produk secara online serta memahami strategi promosi digital untuk menarik wisatawan.
Baca juga: Bukan Sekadar Kontes, Ternak Unggulan Lumajang Dipamerkan untuk Dorong Ekonomi Peternak
Kepala Desa Bedayu menyampaikan apresiasi kepada tim dosen STKIP PGRI Lumajang dan berharap kegiatan ini berlanjut dengan pendampingan berkelanjutan agar Bedayu berkembang menjadi desa wisata maju dan mandiri.
Ketua Tim PKM, Fidyah Jayatri, M.Pd, menegaskan bahwa program ini merupakan implementasi nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya bidang pengabdian kepada masyarakat.
Baca juga: Tak Harus Menunggu Besar, UMKM Lumajang Mulai Dibekali Cara Menembus Pasar Ekspor
“Dengan memadukan ilmu pengetahuan dan teknologi, kami berharap masyarakat mampu mengoptimalkan potensi wisata dan UMKM di Desa Bedayu,”* ujarnya (Red).
Editor : Redaksi