Regenerasi peternak

Kontes Ternak Lumajang Jadi Panggung Peternak Unjuk Bibit Unggul

Reporter : Indana Zulfa
Wakil Bupati Lumajang Yudha Adji Kusuma bersama istri berfoto di sela kegiatan Kontes dan Pameran Ternak Kabupaten Lumajang 2026 di Kawasan Wonorejo Terpadu (KWT), Minggu (27/9/2026).

Lumajang – Kontes dan Pameran Ternak Kabupaten Lumajang 2026 tak sekadar menjadi panggung untuk memamerkan sapi, kambing, dan domba unggulan. Ajang ini sekaligus membuka ruang bagi peternak memperkenalkan hasil pembibitan, memperluas jejaring, dan mendorong ternak lokal memiliki nilai ekonomi lebih tinggi.

 

Baca juga: 50 Pasien Masuk Daftar Tunggu Cuci Darah di RSUD dr Haryoto Lumajang

Kegiatan yang digelar Pemerintah Kabupaten Lumajang melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian tersebut berlangsung di Kawasan Wonorejo Terpadu (KWT), Minggu (27/9/2026).

 

Wakil Bupati Lumajang Yudha Adji Kusuma mengapresiasi keterlibatan peternak dan masyarakat dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, antusiasme peserta menunjukkan sektor peternakan masih memiliki potensi untuk terus dikembangkan.

 

“Pemerintah Kabupaten Lumajang menyambut baik dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh panitia, masyarakat, dan para peternak yang mengikuti kontes dan pameran ternak ini,” ujar Mas Yudha.

 

Ia mengatakan, kontes ternak dapat menjadi salah satu sarana untuk mendorong peningkatan kualitas peternakan. Peternak tidak hanya berkompetisi, tetapi juga memiliki kesempatan menunjukkan hasil pembibitan dan budidaya yang selama ini dikembangkan.

 

Dari ajang tersebut, peternak diharapkan semakin terdorong menghasilkan bibit berkualitas. Kontes juga dapat menjadi ruang promosi bagi calon bibit unggul agar lebih dikenal masyarakat maupun pelaku usaha.

 

“Melalui kegiatan ini, kita ingin meningkatkan nilai jual ternak lokal sekaligus mendorong regenerasi peternak, khususnya di kalangan generasi muda,” katanya.

 

Pemkab Lumajang, lanjut Mas Yudha, berkomitmen mendukung pengembangan peternakan melalui sejumlah upaya, mulai dari pendampingan kesehatan hewan, penyediaan bibit unggul hingga membantu membuka akses pasar bagi peternak.

 

Baca juga: Lama Vakum, Kontes Ternak Lumajang Kembali: 574 Ekor Ternak Unjuk Kualitas

Pertemuan para peternak dalam kegiatan tersebut juga menjadi ruang bertukar pengalaman. Pengetahuan mengenai pembibitan, pakan hingga perawatan ternak dapat berkembang melalui interaksi antarpelaku peternakan.

 

Dampaknya tidak berhenti di kandang. Ramainya kontes dan pameran turut menggerakkan aktivitas ekonomi di sekitar lokasi. UMKM, pedagang kecil, jasa fotografi hingga pelaku kerajinan mendapat ruang untuk mengambil manfaat dari meningkatnya kunjungan masyarakat.

 

“Kegiatan seperti ini diharapkan nantinya dapat memberikan dampak terhadap pergerakan ekonomi masyarakat. UMKM, pedagang kecil, jasa fotografi hingga pelaku kerajinan ikut bergerak seiring ramainya kegiatan,” jelasnya.

 

Bagi masyarakat, kontes tersebut menjadi kesempatan untuk melihat lebih dekat potensi peternakan Lumajang. Sementara bagi peternak, kegiatan ini menjadi etalase untuk mempromosikan kualitas ternak sekaligus memperluas jaringan dengan masyarakat dan pelaku usaha.

 

Baca juga: Ribuan Santri PORSADIN VII Datang ke Lumajang, Wisata Daerah Ikut Dipromosikan

Mas Yudha juga mengingatkan seluruh peserta agar menjadikan kontes sebagai kompetisi yang sehat dan menjunjung sportivitas.

 

 “Menang atau kalah, seluruh peserta yang membawa ternaknya hari ini adalah pemenang di mata masyarakat. Karena mereka telah menunjukkan komitmen dalam mengembangkan peternakan di Lumajang,” ungkapnya.

 

Ia juga mengajak pengunjung menjaga kebersihan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung.

 

“Mari kita nikmati kontes dan pameran ternak ini dengan penuh tanggung jawab. Jaga kebersihan, jaga ketertiban, dan tunjukkan bahwa warga Lumajang adalah tuan rumah yang santun dan bijak,” pungkasnya (Red).

Editor : Redaksi

Politik dan Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru