Lumajang Aman

Polisi Siaga di Tengah Ribuan Penonton, Kejurprov Motorcross Lumajang Berlangsung Kondusif

Reporter : Indana Zulfa
Sirkuit Pagowan Bergemuruh! Ratusan Pembalap dan Ribuan Penonton Ramaikan Kejurprov Motorcross

Lumajang – Deru mesin dan aksi menantang para pembalap mengguncang Sirkuit 77 Pagowan, Desa Pagowan, Kecamatan Pasrujambe, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Sebanyak 321 pembalap ambil bagian dalam Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Jawa Timur Motorcross Putaran 2 bertajuk Open Championship Iwak Nassi Series 2026, Minggu (18/10/2026).

 

Baca juga: Peduli Warga Terdampak Kekeringan, Polres Lumajang Salurkan 1.200 Liter Air Bersih di Gucialit

Ajang balap motor yang berlangsung selama dua hari tersebut menyedot perhatian masyarakat. Sekitar 3.000 penonton memadati kawasan sirkuit untuk menyaksikan persaingan para pembalap dari berbagai kelas.

Tingginya antusiasme penonton membuat pengamanan menjadi perhatian utama. Sebanyak 48 personel gabungan dari Polres Lumajang, Polsek Pasrujambe, TNI, dan perlindungan masyarakat (Linmas) diterjunkan untuk memastikan perlombaan berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

 

Kapolsek Pasrujambe AKP Sujianto, S.H., mengatakan pengamanan dilakukan secara terbuka maupun tertutup dengan menyesuaikan kebutuhan di lapangan.

 

“Pengamanan kami lakukan bersama unsur TNI dan Linmas untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif,” ujar Sujianto.

 

Personel gabungan tersebut terdiri atas enam anggota Polres Lumajang, enam anggota Polsek Pasrujambe, enam personel Koramil Pasrujambe, serta 30 personel Linmas. Mereka disiagakan di sejumlah titik untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan selama kegiatan berlangsung.

 

Diikuti 321 Pembalap, Jadi Wadah Pembinaan Atlet Otomotif

 

Kejurprov Motorcross Putaran 2 Iwak Nassi Series 2026 bukan sekadar ajang adu kecepatan dan keterampilan. Kompetisi ini juga menjadi wadah pembinaan sekaligus pencarian bibit atlet potensial di bidang motocross dan grasstrack, khususnya dari Lumajang dan berbagai daerah di Jawa Timur.

 

Kejuaraan tersebut digelar atas inisiatif Kepala Desa Pagowan melalui kerja sama dengan Racing Event Iwak Nassi. Ketua panitia, Yoga Dohan Efendi, bersama tim penyelenggara menyiapkan berbagai kelas pertandingan untuk mengakomodasi kemampuan dan kategori pembalap.

 

Sejumlah pejabat turut menghadiri kegiatan tersebut, di antaranya Wakil Bupati Lumajang Yudha Adji Kusuma, anggota DPRD Jawa Timur Fraksi PDI Perjuangan H. Agus Wicaksono, Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Lumajang Supratman, serta Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Lumajang Zainul Rofik.

 

Hadir pula Kabagops Polres Lumajang Kompol Jauhar Ma'arif, unsur Forkopimka Pasrujambe, pengurus Ikatan Motor Indonesia (IMI) Jawa Timur, serta Kepala Desa Pagowan Mat Salim.

Baca juga: Sambangi Gereja Pantekosta di Kunir, Polisi Ajak Tokoh Agama Perkuat Kerukunan dan Keamanan

 

Untuk mendukung keselamatan peserta, panitia juga melibatkan tim medis Puskesmas Pasrujambe dan Public Safety Center (PSC) Dinas Kesehatan Kabupaten Lumajang.

 

Rangkaian perlombaan dimulai pukul 07.00 WIB melalui proses pendaftaran dan pemeriksaan teknis kendaraan (scrutineering). Para pembalap kemudian menjalani latihan bebas dan latihan waktu sebelum berlaga di berbagai kelas.

 

Sebanyak 27 race dijadwalkan pada hari kedua, mencakup babak penyisihan hingga final. Kelas yang dipertandingkan meliputi MX 65 cc, MX 85 cc, MX 2 Novice, kelas executive, serta sejumlah kelas Nassi, mulai dari bebek standar, FFA, junior, wanita, hingga pembalap lokal Lumajang.

 

Setelah melalui rangkaian perlombaan hingga sore hari, kegiatan ditutup sekitar pukul 17.30 WIB dengan pengumuman pemenang dan pembagian hadiah.

 

Salurkan Adrenalin di Sirkuit, Tekan Risiko Balap Liar

Baca juga: Pertamax dan Pertalite Habis di SPBU Pasirian, Polisi Turun Pantau Stok BBM

 

Di balik persaingan di lintasan, kejuaraan ini juga diharapkan menjadi sarana edukasi bagi generasi muda agar menyalurkan minat dan bakat otomotif melalui kompetisi resmi.

 

Sirkuit menjadi tempat yang tepat bagi para pembalap untuk mengasah kemampuan dengan mengikuti aturan perlombaan dan mengutamakan keselamatan. Dengan tersedianya wadah kompetisi yang terorganisasi, generasi muda diharapkan tidak menyalurkan hobi balap di jalan raya yang dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

 

Kapolsek Pasrujambe menegaskan bahwa sinergi antara panitia, aparat keamanan, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam mendukung kegiatan olahraga otomotif yang aman.

 

Hingga seluruh rangkaian acara berakhir, situasi di kawasan Sirkuit 77 Pagowan dilaporkan aman, terkendali, dan kondusif. Petugas mengakhiri pengamanan setelah perlombaan selesai dan kawasan sirkuit ditutup.

 

Keberhasilan penyelenggaraan kejuaraan ini diharapkan dapat mendorong perkembangan olahraga otomotif di Lumajang, melahirkan atlet berprestasi, sekaligus memperkuat kesadaran generasi muda tentang pentingnya keselamatan berlalu lintas (Red).

Editor : Redaksi

Politik dan Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru