Lumajang – Ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di salah satu stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Desa Pasirian, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, menjadi perhatian kepolisian. Dalam patroli pada Minggu (18/10/2026) pagi, Polsek Pasirian mendapati stok Pertamax, Pertalite, dan Bio Solar dilaporkan habis.
Baca juga: Sambangi Gereja Pantekosta di Kunir, Polisi Ajak Tokoh Agama Perkuat Kerukunan dan Keamanan
Pengecekan dilakukan sekitar pukul 09.30 WIB sebagai bagian dari upaya mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus mencegah potensi kemacetan di sekitar SPBU.
Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan patroli mobiling dan memantau langsung ketersediaan BBM di lokasi. Hasil pemeriksaan menunjukkan tiga jenis BBM, yakni Pertamax, Pertalite, dan Bio Solar, tidak tersedia saat pengecekan berlangsung.
Sementara itu, BBM jenis Dex masih tersedia dengan jumlah sekitar 2.700 liter.
Kapolsek Pasirian, Iptu Loni Roy Madhona, mengatakan patroli tersebut dilakukan untuk memastikan situasi di sekitar SPBU tetap aman dan kondusif, terutama di tengah aktivitas masyarakat yang membutuhkan layanan pengisian BBM.
Baca juga: Polisi Siaga di Tengah Ribuan Penonton, Kejurprov Motorcross Lumajang Berlangsung Kondusif
“Patroli ini dilakukan untuk memantau situasi di sekitar SPBU, mengantisipasi gangguan kamtibmas, serta mencegah terjadinya kemacetan,” demikian keterangan kegiatan Polsek Pasirian.
Pemantauan ini juga menjadi langkah antisipatif untuk mencegah potensi gangguan ketertiban apabila aktivitas masyarakat di sekitar SPBU meningkat.
Polsek Pasirian mengimbau masyarakat agar tetap tertib saat mengantre, mematuhi arahan petugas, serta tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu ketertiban umum.
Baca juga: Cegah Macet di Pasar Gedang Ranuyoso, Kapolres Lumajang Turun ke Jalan Sejak Pukul 06.00 WIB
Warga juga diminta segera melapor kepada kepolisian apabila menemukan potensi gangguan keamanan di lingkungan sekitar.
Selama patroli berlangsung, situasi di lokasi dilaporkan aman dan lancar (Red).
Editor : Redaksi