HSN

1.500 Santri Ponpes Kyai Syarifuddin Lumajang Meriahkan Pawai Hari Santri 2026

Reporter : Indana Zulfa
Kegiatan mendapat pengawalan dari personel Polsek Kedungjajang bersama Banser untuk memastikan pawai berlangsung aman dan tertib.

Lumajang – Semangat memperingati Hari Santri Nasional 2026 menggema di Desa Wonorejo, Kecamatan Kedungjajang, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Sekitar 1.500 santri putra dan putri Pondok Pesantren Kyai Syarifuddin mengikuti pawai pada Rabu (21/10/2026) malam, dengan pengawalan kepolisian dan Barisan Ansor Serbaguna (Banser).

 

Baca juga: Pemkab Lumajang Tanggung Transportasi dan Pastikan Pengobatan Anak Penderita Leukemia Lancar

Pawai tersebut berlangsung dengan rute sekitar dua kilometer, dimulai dan berakhir di lahan Yayasan Pondok Pesantren Kyai Syarifuddin. Ribuan peserta menyusuri sejumlah ruas jalan di kawasan Wonorejo dengan penuh semangat dalam memeriahkan momentum tahunan bagi kalangan santri tersebut.

 

Untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan tertib, personel Polsek Kedungjajang bersama Banser melakukan pengamanan serta pengawalan sepanjang perjalanan rombongan.

 

Pelaksana Tugas (Plt) Kapolsek Kedungjajang, Ipda Novandy Helda Prasetya, mengatakan pihaknya menerjunkan lima personel untuk mengamankan dan mengawal jalannya pawai.

 

“Pengamanan dilakukan untuk memastikan kegiatan pawai berjalan aman, tertib, dan lancar, sekaligus memberikan rasa aman kepada para santri dan masyarakat yang melintas di sekitar lokasi kegiatan,” demikian keterangan berdasarkan laporan kegiatan kepolisian.

 

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Asrama Pondok Pesantren Kyai Syarifuddin, Gus Izzuddin Syarif, M.H. Kehadiran ribuan santri menjadikan pawai ini sebagai salah satu bentuk partisipasi kalangan pesantren dalam menyemarakkan Hari Santri Nasional di wilayah Kedungjajang.

Baca juga: Curanmor hingga Pencurian Sapi Dibongkar, 7 Tersangka Diamankan Polres Lumajang

 

Rombongan pawai diawali mobil pengeras suara, kemudian diikuti santri putri, kelompok drumband Syarifuddin, dan barisan santri putra. Iringan drumband menambah semarak suasana sepanjang rute yang dilalui peserta.

 

Dari lahan yayasan, rombongan bergerak ke arah barat melalui Jalan Raya Wonorejo, melewati depan SPBU Wonorejo, kemudian menuju pertigaan Patung Kuda Wonorejo. Peserta selanjutnya berbelok ke utara menuju kawasan Wonorejo Terpadu (KWT) sebelum kembali ke titik awal.

 

Baca juga: Cegah Kejahatan 4C, Timsus Polres Lumajang Sisir Jembatan Grobogan hingga Jelang Pagi

Sepanjang perjalanan, personel kepolisian bersama Banser mengawal rombongan untuk menjaga ketertiban serta membantu kelancaran arus lalu lintas di sekitar jalur pawai.

 

Peringatan Hari Santri Nasional tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi juga momentum untuk meneguhkan peran santri dalam menjaga persatuan, memperkuat semangat kebangsaan, serta berkontribusi bagi masyarakat dan bangsa.

 

Melalui kegiatan tersebut, semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap tanah air diharapkan terus tumbuh di kalangan santri, sejalan dengan peran pesantren dalam membangun kehidupan berbangsa dan bernegara (Red).

Editor : Redaksi

Politik dan Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru