Pemantauan

Antisipasi Kelangkaan BBM, Polsek Tempeh Cek Stok di Dua SPBU Lumajang

Reporter : Indana Zulfa
Pemantauan di dua SPBU tersebut dilakukan untuk mengantisipasi potensi kelangkaan BBM, memastikan ketersediaan pasokan terpantau.

Lumajang – Mengantisipasi potensi kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) dan antrean panjang kendaraan, Polsek Tempeh, Polres Lumajang, melakukan pemantauan stok BBM di dua stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kecamatan Tempeh, Rabu (21/10/2026).

 

Baca juga: Pemkab Lumajang Tanggung Transportasi dan Pastikan Pengobatan Anak Penderita Leukemia Lancar

Pengecekan yang dimulai pukul 11.45 WIB tersebut dilakukan oleh dua personel, yakni Aiptu Hendra dan Aipda Donny Fibrianto. Pemantauan menyasar SPBU Tempeh Lor di Desa Tempeh Lor dan SPBU Sumberjati di Desa Sumberjati.

 

Langkah ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan BBM tetap terpantau, sekaligus mendeteksi sejak dini kemungkinan kendala distribusi yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat.

 

Plt. Kapolsek Tempeh, Ipda Suheri, mengatakan pemantauan SPBU merupakan bagian dari upaya kepolisian menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), terutama dalam mengantisipasi potensi gangguan akibat keterbatasan pasokan BBM.

 

“Pemantauan ini kami lakukan untuk mengetahui ketersediaan BBM di SPBU wilayah Kecamatan Tempeh, sekaligus mengantisipasi kemungkinan kelangkaan maupun antrean panjang. Kami ingin aktivitas masyarakat tetap berjalan lancar,” ujar Suheri.

 

Berdasarkan hasil pengecekan, kedua SPBU masih memiliki persediaan sejumlah jenis BBM. Namun, jumlah stok dapat berubah mengikuti tingkat konsumsi masyarakat dan kedatangan pasokan baru.

 

Di SPBU Tempeh Lor bernomor 54.673.07, yang berlokasi di Jalan Raya Tempeh Kilometer 8, Dusun Bedok 2, Desa Tempeh Lor, petugas mencatat stok Bio Solar sebanyak 10.590 liter, Pertalite 8.056 liter, Pertamax 6.919 liter, dan Pertamina Dex 6.924 liter. SPBU tersebut beroperasi selama 24 jam.

Baca juga: Curanmor hingga Pencurian Sapi Dibongkar, 7 Tersangka Diamankan Polres Lumajang

 

Selain stok yang tersedia, petugas juga memantau pasokan tambahan. Bio Solar sebanyak 8 kiloliter (KL) dan Pertalite 16 KL dilaporkan masih dalam perjalanan. Sementara itu, pasokan Pertamax sebanyak 8 KL tercatat belum diberangkatkan.

 

Pengecekan kemudian dilanjutkan ke SPBU Sumberjati bernomor 54.673.16 di Dusun Krajan Timur, Desa Sumberjati. Di lokasi ini, stok Pertalite tercatat sebanyak 25.320 liter, Bio Solar 10.372 liter, Pertamax 1.474 liter, dan Pertamina Dex 3.088 liter.

 

Menurut Suheri, data stok tersebut merupakan kondisi saat petugas melakukan pengecekan. Karena itu, pemantauan berkala diperlukan untuk mengikuti perkembangan persediaan dan distribusi BBM di wilayah Kecamatan Tempeh.

Baca juga: Cegah Kejahatan 4C, Timsus Polres Lumajang Sisir Jembatan Grobogan hingga Jelang Pagi

 

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian secara berlebihan atau panic buying, serta tetap tenang dalam memenuhi kebutuhan bahan bakar.

 

“Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan. Apabila terdapat informasi mengenai gangguan distribusi atau kendala pelayanan BBM, masyarakat diharapkan menyampaikannya melalui saluran resmi agar dapat ditindaklanjuti,” tuturnya.

 

Melalui pemantauan tersebut, Polsek Tempeh berharap distribusi BBM tetap berjalan lancar, kebutuhan masyarakat terpenuhi, serta potensi gangguan kamtibmas akibat antrean maupun isu kelangkaan dapat diantisipasi sejak dini (Red).

Editor : Redaksi

Politik dan Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru