LUMAJANG – Harry Purwanto, S.Sos., M.I.Kom., merupakan akademisi dan praktisi media yang berkiprah dalam bidang ilmu komunikasi, jurnalistik, serta pengembangan literasi digital di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Ia menggabungkan pengalaman di dunia pers dengan aktivitas pendidikan tinggi melalui Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) di Universitas Islam Syarifuddin (UNISYA) Lumajang.
Perjalanan profesional Harry di bidang jurnalistik telah berlangsung sejak 2008. Profil yang diterbitkan LumajangSatu.com pada 2019 menyebutkan bahwa ia pernah berkecimpung di media daring, media cetak, dan radio, serta mengembangkan aktivitas menulis melalui blog. Pengalaman tersebut menjadi bagian dari perjalanan kariernya di bidang penulisan dan komunikasi publik.
Berkiprah di Dunia Akademik
Dalam bidang pendidikan tinggi, Harry Purwanto tercatat sebagai dosen Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam UNISYA Lumajang. Publikasi resmi kampus pada 2026 menyebutnya sebagai Ketua Program Studi KPI.
Perannya di lingkungan akademik mencakup keterlibatan dalam kegiatan pengembangan program studi, pembelajaran berbasis pengalaman, penguatan jejaring antarkampus, serta pengembangan kompetensi mahasiswa di bidang komunikasi dan penyiaran Islam.
Pada kegiatan benchmarking Program Studi KPI UNISYA ke UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Harry mendampingi mahasiswa untuk mempelajari pengembangan program studi dan membangun jejaring akademik. Kegiatan tersebut menunjukkan keterlibatannya dalam upaya menghubungkan pembelajaran di kampus dengan pengalaman dan praktik akademik di institusi lain.
Menekuni Jurnalistik dan Pengelolaan Media
Di luar kegiatan akademik, Harry memiliki rekam jejak dalam pengelolaan media siber. Halaman redaksi LumajangSatu.com mencantumkan namanya sebagai Direktur Utama PT Lumajang Satu Media, perusahaan yang mengelola portal berita tersebut.
Pengalamannya sebagai jurnalis juga berkaitan dengan kegiatan menulis, produksi informasi, dan pengembangan media digital. Dalam aktivitas profesionalnya, ia terlibat dalam penyampaian informasi lokal dan penguatan fungsi media sebagai sarana komunikasi publik.
Selain pengelolaan media, Harry tercatat sebagai penulis di sejumlah publikasi yang membahas isu komunikasi, literasi digital, dan pemanfaatan media sosial. Rekam jejak ini memperlihatkan keterkaitan antara praktik jurnalistik dan bidang keilmuan yang ditekuninya di perguruan tinggi.
Literasi Digital dan Pendidikan Masyarakat
Salah satu bidang yang menjadi perhatian Harry adalah literasi digital, khususnya penggunaan media sosial secara bijak dan bertanggung jawab.
Pada Juli 2026, ia menyampaikan materi mengenai penggunaan media sosial secara bijak kepada peserta didik baru SMP Negeri 1 Lumajang dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Materi tersebut mencakup pentingnya memeriksa kebenaran informasi sebelum membagikannya, menjaga data pribadi, menghindari perundungan siber, serta memanfaatkan media sosial untuk kegiatan yang produktif.
Kegiatan tersebut menggambarkan keterlibatannya dalam edukasi komunikasi digital di lingkungan pendidikan. Literasi digital menjadi bidang yang relevan dengan pengalaman jurnalistiknya, terutama dalam menghadapi penyebaran informasi yang cepat melalui berbagai platform digital.
Baca juga: Muhamad Hotep Terpilih Aklamasi Pimpin ABPEDNAS Lumajang, Kejari Jalin Kerja Sama Pengawasan Desa
Kontribusi dalam Penelitian dan Publikasi Ilmiah
Harry juga tercatat sebagai penulis dalam publikasi ilmiah di bidang komunikasi dan dakwah digital.
Pada 2024, ia bersama Sahrul Ibra Ramadhani dan Putriana Nur Faizah menerbitkan artikel pengabdian kepada masyarakat berjudul Pendampingan Pelatihan Media Sosial OSIM MTs. Nurul Amin Sebagai Sarana Public Relations. Artikel tersebut membahas pendampingan pengelolaan media sosial organisasi siswa sebagai sarana hubungan masyarakat dan promosi kegiatan sekolah.
Pada 2025, ia bersama Hilwatul Fuadah menerbitkan artikel Strategi Public Relation dalam Dakwah Perkembangan Media Sosial Pondok Pesantren di Dakwatuna: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam. Penelitian tersebut membahas strategi hubungan masyarakat melalui media sosial dalam konteks dakwah pesantren.
Pada 2026, namanya tercantum sebagai salah satu penulis artikel Dakwah di Era Algoritmik: Peluang, Risiko, dan Model Tata Kelola Artificial Intelligence Berbasis Otoritas Keilmuan Islam, yang diterbitkan dalam Dakwatuna: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam. Artikel tersebut mengkaji peluang dan risiko penggunaan kecerdasan buatan dalam dakwah digital serta pentingnya tata kelola yang bertanggung jawab.
Karya-karya tersebut menunjukkan perhatian akademiknya terhadap hubungan antara komunikasi, media sosial, hubungan masyarakat, dakwah, dan perkembangan teknologi digital.
Keterlibatan dalam Pelestarian Cagar Budaya
Baca juga: Kejurkab Bulu Tangkis Lumajang 2026 Momentum Jaring Atlet Berprestasi
Di bidang kebudayaan, nama Harry Purwanto tercantum dalam Laporan Kinerja Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lumajang Triwulan IV Tahun 2025 sebagai anggota Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kabupaten Lumajang.
Keterlibatan tersebut menjadi bagian lain dari kiprahnya di tingkat daerah. Namun, rincian mengenai penugasan, masa keanggotaan, bidang keahlian khusus, serta kegiatan pelestarian yang pernah dilaksanakannya perlu merujuk pada dokumen penetapan dan dokumentasi kegiatan resmi.
Menghubungkan Akademik, Media, dan Masyarakat
Rekam jejak Harry Purwanto memperlihatkan persinggungan antara dunia pendidikan tinggi, praktik jurnalistik, pengelolaan media digital, dan edukasi masyarakat. Pengalaman di bidang pers memberikan konteks praktis bagi aktivitasnya dalam pendidikan komunikasi, sedangkan keterlibatannya di kampus membuka ruang untuk pengembangan literasi media dan kajian komunikasi secara akademik.
Dengan pengalaman jurnalistik sejak 2008, keterlibatan dalam pengelolaan media siber, serta aktivitas sebagai dosen dan penulis ilmiah, Harry menjadi salah satu profesional komunikasi yang berkiprah di Kabupaten Lumajang.
Kini Harry Purwanto sedang menempuh Kuliah Doktoral Komunikasi dan Penyiaran Islam di Universitas Islam Negeri Sumatera Utara masuk di tahun 2026.
Profil ini menggambarkan rekam jejak berdasarkan publikasi media, dokumen pemerintah, dan sumber akademik yang tersedia untuk publik. Riwayat pendidikan lengkap, daftar seluruh jabatan, penghargaan, serta kontribusi personal di luar dokumentasi yang tersedia memerlukan konfirmasi tambahan agar dapat dicantumkan secara akurat.
Editor : Redaksi