Lumajang (lumajangsatu.com) - Para bandit maling sapi nampaknya mengirim sinyal perang pada aparat penegak hukum (polisi). Pasalnya, dalam semalam dari informasi yang dihimpun lumajangsatu.com ada 5 titik pencurian sapi.
Empat titik diwilayah Lumajang selatan dan satu titik diwilayah Lumajang utara. Yakni Sumberjati, Jatigono, Kunir Kidul dan wilayah Tempeh. Sedangkan satu titik wilayah utara di Dusun Krajan Desa Wates Kulon Kecamatan Ranuyoso.
Baca juga: Muhamad Hotep Terpilih Aklamasi Pimpin ABPEDNAS Lumajang, Kejari Jalin Kerja Sama Pengawasan Desa
Hasyim Nawawi, Kades Kunir Kidul menyatakan di desanya ada pencurian 2 ekor sapi. Namun, berkat kesigapan perangkat dan tim Pemburu 303 berhasil menemukan dua ekor sapi milik Burhan.
"Korbannya pak Burhan mas, jam 2 dini hari saya dapat laporan ada sapi yang dicuri. Bersama perangkat desa dan komunitas pemburu babi, kita lakukan pengejaran dengan sistem mencari lacak sapi menggunakan anjing pelacak," ujar Hasyim Nawawi, Sabtu (09/09/2017).
Baca juga: Kejurkab Bulu Tangkis Lumajang 2026 Momentum Jaring Atlet Berprestasi
Tim Pemburu 303 menggunakan anjing pelacak berusaha mengikuti lacak sapi yang dicuri. Seteleh menempuh jarak sekitar 4 km pada jam 9 pagi dan masuk wilayah perbatasan Desa Pandanwangi-Pandanrum akhirnya membuahkan hasil.
Dua ekor sapi sudah diikat ditengah kebun tebu dan siap untuk diangkut menggunakan truck akhirnya ditemukan. Sapi juga diikat kebawah sehingga tidak mungkin lari atau berbunyi.
Baca juga: Sengketa Advokat Wiwin dengan Mantan Kliennya Masuk Gugatan ke Pengadilan Negeri Lumajang
"Kita temukan ditengah kebun tebu mas dan tinggal diangkut saja karena posisinya sudah dipaskan dengan jalan," terangnya.
Sedangkan diwilayah Lumajang Utara setelah sekitar 1 minggu tidak ada informasi maling sapi akhirnya Jum'at malam kembali bobol. Dua ekor sapi milik pak Saini amblas digondol para bandit sapi yang semakin menyebarkan terornya.(Yd/red)
Editor : Redaksi