Info Kesehatan

Mengapa Nyamuk Tertarik dengan Bau Keringat Manusia?

lumajangsatu.com
Nyamuk tertarik bau manusia.

Lumajang (Lumajangsatu.com)- Sering kita dengar perkataan bahwa baju habis pakai yang digantung dapat menarik datangnya nyamuk. Disebutkan karena nyamuk tertarik dengan bau keringat manusia. Kok bisa ya?

Namun sebenarnya cukup sulit untuk menarik nyamuk, lho. Hal ini dipaparkan oleh Matthew DeGennaro, seorang ahli genetik nyamuk dan dosen di Florida International University. Nyamuk lebih tertarik dengan karbon dioksida yang dibuang oleh mahluk hidup lainnya, suasana hangat, sedikit bau tubuh atau keringat dan beberapa elemen lainnya.

Baca juga: Harry Purwanto, Akademisi dan Praktisi Media yang Mengembangkan Komunikasi Digital Indonesia di Lumajang

Pada studi yang dipublikasikan di Current Bioology, Dr DeGennaro dan rekannya mengidentifikasi bahwa ada antena reseptor di nyamuk yang membantu mendeteksi asam laktat, zat yang berada di keringat manusia yang sangat disukai serangga. Reseptor ini mereka sebut dengan Ir8a.

Baca juga: Lepas Atlet POPDA dan PEPARPEDA 2026, Bunda Indah Tantang Lumajang Raih 10 Medali Emas

Soal asam laktat dalam keringat manusia bisa menarik nyamuk memang telah diketahui berpuluh-puluh tahun yang lalu, namun bagaimana nyamuk dapat mengenalinya itu yang belum diketahui. Mereka juga menemukan hal yang lain. Walaupun reseptor itu rusak atau hancur, nyamuk tetap bisa menemukan manusia melalui hembusan napas mereka.

"Penyakit-penyakit seperti Zika, demam berdarah dengue (DBD) dan malaria disebarkan oleh nyamuk, dan tujuan kesehatan dunia kini adalah menekan angka kejadiannya. Strategi baru dan efektif untuk mengendalikan nyamuk yang bisa digunakan sebagai kombinasi sangatlah penting, kata Dr DeGennaro, dikutip dari New York Times.

Baca juga: Tekan Potensi Pelanggaran Hukum di Kalangan Pelajar, Polres Lumajang Gandeng MTs Miftahul Ulum 2

Ia dan peneliti lainnya berharap untuk dapat menemukan lagi hal-hal yang bisa menarik nyamuk untuk membuat 'jebakan nyamuk' dan membunuh jentiknya. Hal ini disebabkan penggunaan insektisida kini telah terbukti justru membuat nyamuk menjadi lebih resisten. (Ind/red)

Editor : Redaksi

Politik dan Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru