Kisah Hidup Sang Pembunuh

Hori Pembunuh Salah Sasaran Sudah Tak Cinta ke Istri Yang Telantarkan Anaknya

lumajangsatu.com
Hori bercerita kisah dibalik pembunuhan salah sasaran.

Lumajang (lumajangsatu.com) - Cinta Hori ke Rasmi sang istri yang dibawa kabur oleh si tukang gadai sudah pupus. Pasalnya, sang istri lebih memilih tinggal dengan si pemberi hutang dibanding kembali pada keluarga dan mengasuh anaknya.

Amarah dan niat melakukan pembunuhan dan berujung salah sasaran menjadi penyelesan bagi Hori. Dia mengaku akan bertanggung jawab atas perbuatannya dan melupakan istri yang dulu dipuja.

Baca juga: Peduli Pengembangan Atlet Santri, Ning Laila Serahkan Alat Pertandingan di Kejurkab VII Trisula 2026 Pagar Nusa Lumajang

BACA JUGA : 

"Saya sudah tidak suka ke dia (istri,red), bagiku sudah cukup," aku Hori dihadapan wartawan di Mapolres, Kamis (13/6/2019).

Dia bercerita tentang Sang istripun tega membiarkan anaknya yang diasuh oleh saudara sepupu. Dengan hal tersebut, musnahlah rasa sayang pelaku terhadap istrinya.

Baca juga: Muhamad Hotep Terpilih Aklamasi Pimpin ABPEDNAS Lumajang, Kejari Jalin Kerja Sama Pengawasan Desa

Pelaku juga menuturkan, daripada di rumah Hartono lebih baik ia pulangkan ke Medan supaya tidak membuatnya lebih malu lagi. Untuk mengembalikan uang Hartono, pelaku menambahkan akan menjual kebun yang dimilikinya.

Pelaku juga tegas mengaku, tak menginginkan istrinya lagi. Pelaku merasa harga dirinya seperti diinjak-injak. Dan karena itu pulalah pelaku dendam lalu berniat membunuh Hartono.

Baca juga: Kejurkab Bulu Tangkis Lumajang 2026 Momentum Jaring Atlet Berprestasi

"Saya sudah tak sayang lagi, karena Cinta saya terkikis dengan perlakuan dia" tandasnya.

Tetapi kini, ia menyesal atas perbuatannya, bukan hanya lantaran gagal menghabisi Hartono, tetapi karena justru ia salah sasaran dan mengenai saudara sepupunya sendiri. (ind/ls/red)

Editor : Redaksi

Politik dan Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru