Lumajang (lumajangsatu.com) - Bom Ikan alias bondet yang dipakai meneror warga Desa Krasak dan Bence Kecamatan Kedungjajang benar-benar membuat was-was warga. Pasalnya, bahan baku yang dibuat dari mercon dibungkus botol mineral diisi batu, mur, baut serta busi.
AKibat ledakan bondet membuat rumah 3 warga Kedungjajang rusak parah. Bahkan, tiang rumah darai batu bata retak.
Baca juga: DPRD Lumajang Terima Aspirasi Aliansi Masyarakat Soal Keberlanjutan Program MBG
"Kekuatannya luar biasa keras," ujar Sumito, salah satu korban asal desa Bence, Senin(26/8/2019).
BACA JUGA :
- 3 Rumah Warga Bence dan Krasak Kedungjajang Diteror Bondet
- Diteror Bondet, Kades Krasak Minta Warganya Tetap Tenang
Bagi dia, dirinya merasa tidak memiliki musuh atau lawan politik. Dirinya juga tidak mengetahui apa motifnya.
"Jujur saya kaget ada ledakan dan mengarah ke rumah," ungkapnya.
Adanya teror bonder, tim cobra dan identifikasi Polres Lumajang kelokasi untuk melakukan olah TKP. Sejumlah jejak serta sisa ledakan diamankan.
Baca juga: DPRD Lumajang Dukung Semua Tuntutan Aksi, Ajak Mahasiswa Ikut Awasi Program Pemerintah
Ada sebuah bondet yang gagal meledak diamankan dan dimusnahkan di Mapolsek Klakah.
Kapolres Kedungjajang, AKP Sugianto mengatakan, pihaknya medapat laporan kalau ada 3 rumah warga yang ada benda ledakan disana. Dari tiga rumah ini diperkirakan ada 4 bahan peledak yang satu tidak meledak.
"terus kami lakukan olah tkp/ , tapi belum bisa kami pastikan jenis bahan peledaknya karena masih kami masih menunggu dari hasil penelitian laboratorium forensik kepastiannya," paparnya.
Baca juga: Desak Perbaikan Tata Kelola MBG dan KDKMP, Mahasiswa Demo Depan DPRD Lumajang
Hasil olah TKP tidak ada korban jiwa hanya material saja seperti pintu, almari dan kaca jendela. " sementara kami masih menyelidikan dulu belum bisa memberikan keterangan kepastiannya mohon maaf," pungkas Sugianto. (res/ls/red)
Editor : Redaksi