Hasil Introgasi Tersangka

Inilah Motif dan Kronologis Pembacokan Maut di Condro Lumajang

lumajangsatu.com
Korban pembacokan saat ditolong oleh warga dan akhirnya meninggal karena kehilangan banyak darah

Lumajang - Motif pembacokan yang mengakibatkan pembunuhan pada hari Sabtu (13/06) jam 10. 00 wib di Dusin Kebonan Desa Condro Kecamatan Pasirian, Pelaku mengaku sakit hati lantaran istrinya diduga selingkuh dengan korban. Korban atas nama Adim (42) warga Desa Tempeh Kidul Kecamatan Tempeh sedangkan Pelaku Suri (38) warga Desa Tempeh Kidul yang masih saudara.

Peristiwa berdarah itu diduga dipicu oleh rasa dendam dan sakit hati. Pelaku menganggap korban merusak keutuhan keluarganya, dengan menjalin asmara dengan istri pelaku.

Baca juga: Stok Pertamax hingga Bio Solar Kosong di SPBU Pasirian Lumajang, Pasokan dari Surabaya Belum Tiba

"Jadi hasil interogasi petugas pada pelaku, dia mengakui akan perbuatannya dan pemicunya sakit hati karena korban merusak keluarganya dengan menjalin hubungan asmara dengan istri pelaku," ujar Kapolres Lumajang Deddy Foury Millewa, Senin (15/06/2020).

Baca juga: Peringati HUT ke-75 Humas Polri, Polres Lumajang Kumpulkan 35 Kantong Darah

Pelaku diamankan di rutan Mapolres Lumajang untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Dari pemeriksaan pembunuhan tersebut tidak direncanakan dan spontan. "Hal itu karena pelaku melihat bukti HP istrinya, hingga amarahnya memuncak," jelas Kapolres Lumajang.

Baca juga: Peduli Warga Terdampak Kekeringan, Polres Lumajang Salurkan 1.200 Liter Air Bersih di Gucialit

Pelaku tertangkap tak lama pasca kejadian dan kini ditetapkan sebagai tersangka. Akibat perbuatnnya, pelaku akan dijarat dengan pasal 351 (3) KUHP tentang penganiayaan berat yang menyebabkan orang meninggal dunia.(Ind/yd/red)

Editor : Redaksi

Politik dan Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru