Pronojiwo - Gunng Semeru di Kabupaten Lumajang Sabtu sore (16/01) sekitar pukul 17.24 wib erupsi cukup besar. Karena khawatir akan erupsi susulan, warga di lereng gunung Semeru tidak tidur dan memilih bergadang diluar rumah.
Terlihat warga Dusun Sumbersari Desa Supiturang ngobrol di luar rumah sambil berjaga. Jika sewaktu-waktu aktifitas Semeru kembali meningkat, warga bisa langsung engungsi ke tempat yang lebih aman.
Baca juga: Ngabuburit Digital, WiFi Gratis Ubah Wajah Ramadan di Alun-Alun Lumajang
"Tadi sore warga mengungsi, tapi karena dirasa aman warga kembali ke rumah dan bergadang," ujar Damanhuri salah seorang warga Pronojiwo, Minggu (17/01/2021).
Baca juga: Air Mata Haru di Rumah Reyot: Polisi Datang Bawa Harapan untuk Nenek Murtimah
Erupsi Semeru menyemburkan awan panas sejauh 4,5 meter mengarah ke Curah Kobokokan dan Besuk Sat. Meski masih jauh dari permukiman, awan panas juga mengakibatkan hujan debu di empet Kecamatan, yakni Pronojiwo, Pasrujambe, Senduro dan Gucialit.
Baca juga: Mudik Gratis 2026, Pemkab Lumajang Prioritaskan Keselamatan Warga
Warga yang berada di aliran lahar Semeru juga diminta waspada dan tenang. Para penambang pasir yang biasanya bekerja sampai malam juga diminta untuk berhenti, dikhawatirkan akan terjadi banjir lahar dingin.(Yd/red)
Editor : Redaksi