Lumajang - Ketua DPRD Lumajang, Anang Ahmad Syaifuddin beharap Usaha Mikro, Kecil, Menengah (UMKM) di Kota Pisang bangkit untuk perputaran ekonomi di tengah masyarakat. Untuk menjadikan UMKM Lumajang diperlukan Solidarity Make.
"Pemimpin menggekan partisipasi publik, publik juga berpartisipasi untuk bangkit," ujar Anang di temui di kantor PKB Lumajang, Rabu (29/6/2021).
Baca juga: Komisi B DPRD Lumajang Pantau Perbaikan Jalan Ranubedali–Tegalsono dan Wonoayu–Wates Wetan
Masih kata dia, pemerintah pusat terus melakukan pemberian subsidi dan Bantauan Langsung Tunai (BLT) agar tingkat konsumsi masyarakat tinggi. UMKM dapat manfaat dari sejumlah bantuan ke masyarakat miskin dan terdampak dari Covdi-19.
"UMKM megap-megap pendapatan, tetapi kantong jangan sampai kosong," jelasnya.
Baca juga: DPRD Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD Lumajang Tahun Anggaran 2025
Anang masih banyak melihat UMKM terus bergerak untuk betahan. Bahkan, ada UMKM saat covid-19 melimpah mendapat pesanan.
"Saya ingat pesan Gus Dur, untuk bisa betahan disituasi yang sulit yakni, Silaturahim, Kebaruan dan Inovasi tanpa henti," paparnya.
Baca juga: DPRD Lumajang Selesaikan Pembahasan LPJ Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025
DPRD Lumajang juga terus mengawal untuk pinjaman Nol Persen di Dinas Koperasi dan UMKM. Hal ini agar Masyarakat tetap kreatif untuk usaha ditengah pandemi. (har/har)
Editor : Redaksi