Bersama Danlanud Abdurrahman Saleh, Marsma TNI Zulfahmi, Bupati Lumajang Thoriqul Haq memantau langsung lokasi terdampak di 2 Kecamatan Pronojiwo dan Candipuro melalui helikopter milik TNI AU, Minggu (05/12/2021).
"Saya dan Danlanud Abdurrahman Saleh melihat langsung kondisi bencana dari helikopter, belum dimungkinkan untuk mendarat d lokasi bencana karena asap panas masih terlihat," ungkap bupati.
Baca juga: Muhamad Hotep Terpilih Aklamasi Pimpin ABPEDNAS Lumajang, Kejari Jalin Kerja Sama Pengawasan Desa
Usai memantau lewat udara, bupati menggelar apel pasukan. Dalam sambutannya ia berpesan agar dalam misi evakuasi warga, tim evakuator memperhatikan keselamatan diri mengingat kondisi medan sulit dan masih terdapat titik-tik lahar panas.
Baca juga: Kejurkab Bulu Tangkis Lumajang 2026 Momentum Jaring Atlet Berprestasi
"Pastikan relawan dan tim evakuator menjadi prioritas keselamatan juga," ujarnya.
Dijadwalkan Bupati beserta Danlanud Abdurrahman Saleh akan bertolak menuju Kecamatan Pronojiwo menggunakan helikopter. Dimana diketahui akses darat menuju Kecamatan Pronojiwo terputus akibat ambruknya Gladak Perak.
Baca juga: Sengketa Advokat Wiwin dengan Mantan Kliennya Masuk Gugatan ke Pengadilan Negeri Lumajang
"Nanti jam 10.00 Pak Danlanud akan kembali membawa helikopter puma yang lebih besar untuk menuju Pronojiwo," ungkap bupati. (Komin/har/red)
Editor : Redaksi