Lumajang - Komisi C DPRD Lumajang mendorong jalan kusus tambang harus aman dari ancaman banjir. Hal itu berdasarkan pengalaman jalan kusus tambang yang ada, selalu rusak jika terjadi banjir.
Puncaknya, saat banjir besar tanggal 2 januari 2022, seluruh jalan kusus tambang rata dengan material abu dan pasir. "Kita mendorong agar jalan kusus tambang harus aman dari ancaman banjir," jelas Trisno, Ketua Komisi C DPRD Lumajang, Selasa (04/01/2022).
Baca juga: NasDem Resmikan Kantor Baru di Lumajang, Targetkan 1 Kursi di Tiap Dapil pada 2029
Pemerintah juga harus hadir untuk menfasilitasi terbentuknya jalan kusus tambang yang aman dari banjir. Semisal, jika nanti akan ada pembebasan lahan untuk jalur kusus tambang, harganya harus wajar.
Baca juga: Peduli Rasa Aman dan Nyaman, Warga Pandansari Lumajang Pasang Penerangan Jalan Secara Swadaya
"Semisal ada pembebasan lahan untuk jalan kusus tambang, maka Pemerintah hadir memberikan pemahaman agar warga tidak memasang harga mahal," terang politsi PPP itu.
Jalan kusus tambang sangat penting untuk melindungi infrstuktur jalan milik Kabupaten. Jika truk pasir kembali melintas di jalan padat penduduk, maka akan berpotensi menimbulkan konflik dan jalan yang mulus akan cepat rusak.
Baca juga: Kronologi Penyerangan Begal di Wonorejo Lumajang, Korban Luka di Leher
"Masyarakat umum enak, jalannya tidak terganggu dan aktifitas tambang juga tidak terganggu," pungkasnya.(Yd/red)
Editor : Redaksi