Lumajang - Komisi C DPRD Lumajang mendorong jalan kusus tambang harus aman dari ancaman banjir. Hal itu berdasarkan pengalaman jalan kusus tambang yang ada, selalu rusak jika terjadi banjir.
Puncaknya, saat banjir besar tanggal 2 januari 2022, seluruh jalan kusus tambang rata dengan material abu dan pasir. "Kita mendorong agar jalan kusus tambang harus aman dari ancaman banjir," jelas Trisno, Ketua Komisi C DPRD Lumajang, Selasa (04/01/2022).
Baca juga: Ketua DPRD Lumajang Ikuti Sekarkijang QRIS Run 5K, Dorong Gaya Hidup Sehat dan Penguatan UMKM Lokal
Pemerintah juga harus hadir untuk menfasilitasi terbentuknya jalan kusus tambang yang aman dari banjir. Semisal, jika nanti akan ada pembebasan lahan untuk jalur kusus tambang, harganya harus wajar.
Baca juga: Perselisihan Jalan Memanas, Lansia 67 Tahun Dibacok hingga Luka di Lumajang
"Semisal ada pembebasan lahan untuk jalan kusus tambang, maka Pemerintah hadir memberikan pemahaman agar warga tidak memasang harga mahal," terang politsi PPP itu.
Jalan kusus tambang sangat penting untuk melindungi infrstuktur jalan milik Kabupaten. Jika truk pasir kembali melintas di jalan padat penduduk, maka akan berpotensi menimbulkan konflik dan jalan yang mulus akan cepat rusak.
Baca juga: Cegah Guru Terjerat Hukum Saat Disiplinkan Siswa, KORPRI Lumajang Dorong SOP yang Jelas
"Masyarakat umum enak, jalannya tidak terganggu dan aktifitas tambang juga tidak terganggu," pungkasnya.(Yd/red)
Editor : Redaksi