Candipuro - Jembatan gantung penggati Gladak Perak penghubung Lumajang-Malang sudah diujicobakan dilintasi. Uji coba disaksikan langsung oleh Bupati Lumajang Thoriqul Haq.
Menurutnya, secara pekerjaan bisa dibilang selesai 99 persen, tinggal ada beberapa pagar pembatas yang belum terpasang. Sesuai jadwal, tanggal 19 April 2022 sudah selesai, namun karena faktor cuaca hujan dan ada banjir, sehingga pengelasan pagar pembatas tidak bisa dilakukan.
Baca juga: Polsek Kunir Kenalkan SMA Kemala Taruna Bhayangkara, Sasar Siswa Kelas IX SMPN 1 Kunir
"Nanti akan dilakukan uji coba dilintasi sekitar 3 harian, sebelum nanti akan dibuka untuk umum," jelas cak Thoriq, Selasa (19/04/2022).
Dijelaskan oleh para pekerjanya, jembatan gantung memiliki kekuatan maksimal hingga 5 ton. Jembatan bisa menampung maksimal 40 orang diatas jembatan. Namun, diupayakan yang melintas bisa bergantian agar tidak terlalu banyak beban diatas jembatan.
Baca juga: Jangan Sekadar Andalkan Potensi Desa, KDMP Lumajang Didorong Susun Bisnis yang Siap Jalan
Jembatan bisa dilintasi roda dua dan roda tiga dan mobil darurat seperti ambulan yang mengangkut pasien darurat. Sedangkan untuk kendaraan diluar kedaruratan tidak diperbolehkan.
"Untuk roda dua dan roda tiga serta mobil ambulan darurat," tuturnya.
Baca juga: Sengketa Advokat Wiwin dengan Mantan Kliennya Masuk Gugatan ke Pengadilan Negeri Lumajang
Dengan telah dibukanya jembatan gantung diharapkan akses menuju Pronojiwo dan Tempursari sudah tidak lagisulit. Warga bisa menggunakan sepeda motor untuk berkatifitas menuju Lumajang.(Yd/red)
Editor : Redaksi