Lumajang - Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR Iwan Suprijanto saat mendampingi Wakil Presiden Ma'ruf Amin meninjau pembangunan huntap dan hunian sementara (huntara) di Lumajang. Pihaknya menyampaikan bahwa ada 130 unit sudah dihuni dari total 1951 huntara yang ditargetkan.
Dia menyebutkan, pembangunan hunian tersebut juga menggunakan teknologi riset rumah tahan gempa. Setelah pembangunan infrastruktur fisik rampung, pemerintah akan memulai program pemberdayaan ekonomi masyarakat setempat.
Baca juga: Patroli Malam, Polsek Jatiroto Intensifkan Pengamanan Pertokoan dan ATM Antisipasi Kejahatan 3C
"Sekarang fokus menjadikan infrastrukturnya," kata Iwan Kamis, (2/6/2022).
Baca juga: Kapolres Lumajang Silaturahmi ke Sesepuh Ranu Pani, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas di Lereng Semeru
Sementara menurut salah satu pemilik rumah relokasi Abdul Ghofar asli warga Curah kobokan mengaku senang dengan adanya huntap ini, meskipun setiap harinya masih menganggur belum punya mata pencaharian. Ghofar juga berharap kepada pemerintah untuk segera menyediakan lapangan pekerjaan bagi korban dampak erupsi semeru.
Baca juga: Kapolres Lumajang Naik Motor Trail Pantau Karhutla TNBTS, Perintahkan Pembuatan Fire Break
"Kalau tidak bekerja saya tidak punya uang, sedangkan bantuan logistik tidak menentu datangnya" tegas Ghofar.(Ind/yd/red)
Editor : Redaksi