Wonorejo - Museum yang ada di Kawasan Wonorejo Terpadu (KWT), merupakan tempat untuk penyimpan alat kuno atau sejarah kota Lumajang. Pada awal tahun, museum sudah ramai di kunjungi oleh para pelajar dan mahasiswa, tapi tidak dengan masyarakat umum.
"Awal tahun 2023 sudah ramai kembali pengunjung dari anak-anak sekolah dan mahasiswa," ungkap Siyono (42) pengelola museum, Kamis (12/01/2023).
Baca juga: Muhamad Hotep Terpilih Aklamasi Pimpin ABPEDNAS Lumajang, Kejari Jalin Kerja Sama Pengawasan Desa
Lanjut dia, bukan hanya mahasiswa dari Lumajang. Ada juga dari luar Lumajang untuk mengerjakan tugas skripsi. "Pengunjung banyak yang tertarik datang ke museum untuk mengerjakan tugas sekolah, atau dari kampus untuk melakukan penelitian," jelasnya.
Kunjungan ke Musem dari awal tahun sudah terlihat banyak dibandingkan tahun lalu. Dari penjaga Museum Lumajang, saat hari aktif mulai Senin hingga Jum'at ada sekitar 30 orang dari lembaga pendidkan maupun komunitas masyarakat.
Baca juga: Kejurkab Bulu Tangkis Lumajang 2026 Momentum Jaring Atlet Berprestasi
"Dulu waktu ada pandemi museum tetap buka tapi di batasi pengunjung, karena ada aturan dari pemerintah," kata Ita (32) perawat benda di museum.
Museum Lumajang kembali normal sejak masa pandemi sudah dihapus oleh Pemerintah Pusat. Ayo kita berkunjung ke Museum. (*/Rul/Har)
Baca juga: Sengketa Advokat Wiwin dengan Mantan Kliennya Masuk Gugatan ke Pengadilan Negeri Lumajang
* berita ini ditulis dari Forum Mahasiswa Menulis Lumajang (FMML)
Editor : Redaksi