Lumajang - Perusahaan Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Mahameru mencatatkan neraca positif tahun 2023. Terdapat beberapa komponen neraca pada neraca komparatif Perumda Air minum Tirta Mahameru Kabupaten Lumajang yaitu jumlah aktiva baik berupa harta atau aset, kewajiban berupa hutang, dan ekuitas atau modal perusahaan.
Perumda Air minum Tirta Mahameru Kabupaten Lumajang yang dulu dikenal PDAM itu di tahun buku 2022 memperoleh laba usaha sebesar Rp.3.938.169.849,73 dan mempunyai total Aset sebesar Rp. 56.462.093.338,33. Adapun total kewajiban sebesar Rp. 5.064.806.177,65 serta Ekuitas sebesar Rp. 51.397.287.160,68.
Baca juga: Sengketa Advokat Wiwin dengan Mantan Kliennya Masuk Gugatan ke Pengadilan Negeri Lumajang
Baca juga: Komisi D DPRD Lumajang Dorong Percepatan UHC Melalui Penguatan Data dan Sinergi Lintas Sektor
“Alhamdulillah, PDAM berhasil mencatatkan neraca positif dan bisa menyumbangkan pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Lumajang,” ujar Ahmad Arifulin Nuha, Direktur Perumdam Tirta Mahameru, Rabu (25/10/2023).
Berdasarkan data Neraca perusahaan tahun buku 2022 disebutkan dalam Opini Auditor Independen laporan keuangan tersebut menyajikan secara Wajar Tanpa Pengecualian. Dalam semua hal yang material, posisi keuangan Perumda Air minum Tirta Mahameru Kabupaten Lumajang tanggal 31 Desember 2022 serta kinerja keuangan dan arus kasnya untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut sesuai dengan SAK-ETAP (Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik)
Baca juga: DPRD Lumajang Hadiri Pemusnahan Barang Bukti 54 Perkara Berkekuatan Hukum Tetap
Menurut Arif, PDAM akan terus meningkatkan mutu pelayanan dan juga terus meningkatkan pendapatan dengan terus melakukan efisiensi. “Tugas kita adalah perbaikan pelayanan kepada pelanggan dan juga meningkatkan keuntungan untuk menambah PAD Lumajang,” pungkasnya.(Adv/yd/red)
Editor : Redaksi