Lumajang - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lumajang. Nugraha Yudha menyebutkan, bahwa Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) memiliki peran strategis dalam mendorong peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), utamanya di bidang pendidikan.
Sebab, melalui PKBM masyarakat bisa mendapatkan akses pendidikan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan, khususnya bagi mereka yang tidak dapat mengenyam pendidikan formal.
Baca juga: Muhamad Hotep Terpilih Aklamasi Pimpin ABPEDNAS Lumajang, Kejari Jalin Kerja Sama Pengawasan Desa
"PKBM memiliki peran strategis dalam memberikan akses pendidikan bagi seluruh lapisan masyarakat, terutama mereka yang tidak dapat mengenyam pendidikan formal," terang Yudha saat dikonfirmasi usai melakukan pertemuan dengan Forum Komunikasi PKBM Lumajang, di SD Cahaya Al-Quran Lumajang, Rabu (2/10/2024).
Yudha juga menekankan, agar pengelola PKBM dapat terus menjaga semangat dan komitmennya dalam menjalankan tugas, guna mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan merata di Lumajang.
Baca juga: Kejurkab Bulu Tangkis Lumajang 2026 Momentum Jaring Atlet Berprestasi
"Jangan sampai ada masyarakat di Kabupaten Lumajang yang tidak mendapatkan akses pendidikan," tegasnya.
Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya pengelolaan administrasi dan keuangan yang baik di PKBM. "PKBM harus disiplin dalam menjalankan laporan keuangan dan pengelolaan Data Pokok Pendidikan (Dapodik)," ujarnya.
Baca juga: Sengketa Advokat Wiwin dengan Mantan Kliennya Masuk Gugatan ke Pengadilan Negeri Lumajang
Sementara itu, Kepala Bidang Kebudayaan dan Dikmas, Muhammad Suhudi mengharapkan, agar pengelola PKBM dapat terus berinovasi untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan.
"PKBM harus terus berinovasi dan meningkatkan kualitas layanan pendidikannya agar dapat memenuhi kebutuhan masyarakat," pungkasnya.(Kom/red)
Editor : Redaksi