TKP Jembatan Duko

Begal Tebas Korban di Wonorejo Lumajang, Kini Dibekuk Aparat

Reporter : Indana Zulfa
Ilustrasi saat penangkapan pelaku dan penadah

Lumajang– Pelarian tersangka utama kasus begal berdarah di Jembatan Duko, Desa Wonorejo, Kecamatan Kedungjajang, Kabupaten Lumajang, akhirnya terhenti. AG, pria yang diduga sebagai otak aksi pencurian dengan kekerasan tersebut, diringkus di wilayah Cakung, Jakarta Timur, setelah buron lintas kota.

 

Baca juga: Kronologi Penyerangan Begal di Wonorejo Lumajang, Korban Luka di Leher

Penangkapan ini merupakan hasil kerja sama antara Polres Lumajang dan Jatanras Polda Jawa Timur, menyusul penyelidikan intensif yang dilakukan sejak peristiwa berdarah itu terjadi pada Kamis (5/2/2026) dini hari.

 

Kasat Reskrim Polres Lumajang, AKP Pras Adinata, mengungkapkan, tersangka sempat terdeteksi berpindah-pindah lokasi, mulai dari Probolinggo hingga akhirnya terlacak di Cakung.

 

“Dari hasil penyelidikan, tersangka AG teridentifikasi sempat berada di wilayah Probolinggo, hingga akhirnya berhasil kami tangkap di Cakung bersama Jatanras Polda Jatim,” ujarnya, Minggu (1/3/2026).

Baca juga: Emas 173 Gram Raib dari Rumah Kosong, Polres Lumajang Bekuk Pelaku dalam Sehari

 

Selain AG, polisi juga mengamankan seorang penadah berinisial SM di wilayah Probolinggo. Satu pelaku lainnya masih buron dan segera ditetapkan dalam daftar pencarian orang (DPO).

 

Baca juga: Cegah Balap Liar dan Kriminalitas, Kapolres Lumajang Ajak Warga Bergerak Bersama

Karena tersangka utama ditangkap di luar wilayah hukum, penanganan perkara selanjutnya dilimpahkan ke Polda Jawa Timur.

 

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 479 KUHP ayat 2 huruf A, C, dan D dengan ancaman maksimal 12 tahun penjara, serta Pasal 591 KUHP dengan ancaman maksimal 4 tahun penjara (Red).

Editor : Redaksi

Politik dan Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru