Lumajang — Peran masjid sebagai jantung kehidupan masyarakat kembali ditegaskan dalam peresmian Masjid Jami’ Al-Khoirot di Dusun Timur Jurang, Desa Kalipenggung, Kecamatan Randuagung, Senin (27/4/2026). Di tengah perubahan sosial, masjid didorong tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat interaksi, pendidikan, dan penguatan solidaritas warga.
Baca juga: Polres Lumajang Bongkar Jaringan Okerbaya, Dua Pengedar Ditangkap dengan 23.959 Pil Logo Y
Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menekankan bahwa fungsi masjid kini melampaui dimensi spiritual semata.
“Masjid bukan hanya tempat untuk beribadah, tetapi juga ruang berkumpul, belajar, dan memperkuat kebersamaan masyarakat,” ujarnya.
Pembangunan Masjid Jami’ Al-Khoirot menjadi contoh nyata kekuatan gotong royong. Dibangun secara swadaya, masjid ini mencerminkan keterlibatan aktif masyarakat yang menjadikannya bukan sekadar bangunan fisik, melainkan simbol kepemilikan bersama.
Dengan rampungnya pembangunan, masjid diharapkan menjadi pusat berbagai aktivitas sosial—mulai dari pengajian, pendidikan keagamaan, hingga forum musyawarah warga. Aktivitas yang terarah dinilai mampu memperkuat kohesi sosial dan menumbuhkan nilai kepedulian di tengah masyarakat.
Baca juga: DPRD Lumajang Terima Aspirasi Aliansi Masyarakat Soal Keberlanjutan Program MBG
“Ketika masjid hidup, lingkungan di sekitarnya juga ikut hidup. Di situlah kebersamaan tumbuh,” tambah Indah Amperawati.
Dalam perspektif pembangunan desa, keberadaan masjid yang aktif juga berkontribusi pada terciptanya lingkungan yang lebih kondusif. Interaksi yang terbangun dari kegiatan masjid mempererat hubungan antarwarga sekaligus mendukung stabilitas keamanan dan ketertiban.
Pemerintah daerah, lanjut Bupati, terus mendorong sinergi melalui berbagai program, termasuk dana dusun 2026 yang diarahkan untuk memperkuat infrastruktur dan keamanan berbasis komunitas. Namun, ia menegaskan bahwa keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik, melainkan juga oleh partisipasi masyarakat dalam menghidupkannya.
Baca juga: Perketat Keselamatan Penambang, Pemkab Lumajang Tegaskan Batas Jam Operasional di Kawasan Semeru
“Masjid ini sudah dibangun bersama. Tugas berikutnya adalah merawat dan memakmurkannya,” tegasnya.
Peresmian Masjid Jami’ Al-Khoirot menjadi penanda bahwa pembangunan berbasis masyarakat tidak hanya menghadirkan fasilitas, tetapi juga memperkuat fondasi sosial dari ruang ibadah, menjadi pusat kehidupan bersama (Red).
Editor : Redaksi