Tinjau Langsung ke Lokasi

Komisi B DPRD Lumajang Evaluasi Pengelolaan Sampah di TPS Jogoyudan, Soroti Tantangan dan Cari Solusi Berkelanjutan

Reporter : Redaksi
Komisi B DPRD Lumajang turun langsung lihat Tempat Pembuangan Sampah Sementara imbas keluhan warga

Lumajang – Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lumajang bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat melaksanakan kunjungan kerja ke Tempat Pengolahan Sampah (TPS) Kelurahan Jogoyudan, Kecamatan Lumajang, guna mengevaluasi langsung pelayanan serta tata kelola persampahan di kawasan perkotaan dan wilayah penyangga. Kegiatan ini menjadi langkah nyata pengawasan dan upaya perbaikan layanan publik di bidang lingkungan hidup.
 
Rombongan dipimpin langsung oleh Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Lumajang, Deddy Firmansyah, didampingi oleh anggota komisi serta jajaran pejabat dan staf DLH. Di lokasi TPS, tim melakukan peninjauan kondisi fasilitas, meninjau alur pengumpulan hingga pengangkutan sampah, serta mendengarkan laporan dan kendala yang dihadapi di lapangan.

Pertemuan ini berlangsung diskusif, membahas berbagai tantangan mendesak yang dihadapi dalam pengelolaan sampah, antara lain peningkatan volume sampah yang tidak sebanding dengan kapasitas penampungan dan pengangkutan, keterbatasan jumlah maupun kondisi armada operasional, kendala distribusi dan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM), serta belum optimalnya pemanfaatan fungsi TPS di sejumlah titik wilayah.

Baca juga: DPRD Lumajang Terima Aspirasi Aliansi Masyarakat Soal Keberlanjutan Program MBG

Dalam pemaparannya, perwakilan DLH Kabupaten Lumajang memaparkan berbagai langkah strategis yang telah dijalankan untuk mengatasi permasalahan tersebut. Langkah yang telah dilakukan meliputi penguatan kolaborasi dan koordinasi bersama pemerintah desa maupun kecamatan, penempatan kontainer sampah di titik-titik rawan dan kawasan prioritas, termasuk wilayah Pronojiwo, serta menjalin kerja sama dengan pengembang perumahan dan pelaku usaha untuk mendorong pengelolaan sampah mandiri di lingkungan masing-masing. Pihak DLH juga menyampaikan upaya peningkatan kesadaran masyarakat agar ikut berperan aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Menanggapi hal tersebut, Deddy Firmansyah menegaskan bahwa pengelolaan sampah yang baik tidak bisa hanya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah semata, melainkan memerlukan sinergi kuat yang melibatkan seluruh elemen: pemerintah, masyarakat luas, pelaku usaha, hingga pengembang perumahan.

Baca juga: DPRD Lumajang Dukung Semua Tuntutan Aksi, Ajak Mahasiswa Ikut Awasi Program Pemerintah

“Sistem yang efektif, terintegrasi, dan berkelanjutan hanya akan tercapai jika semua pihak saling mendukung dan berperan sesuai tanggung jawabnya,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa evaluasi lapangan ini merupakan wujud komitmen bersama untuk terus memperbaiki dan menghadirkan layanan persampahan yang lebih optimal, teratur, dan bermanfaat bagi seluruh warga Lumajang.

Baca juga: Desak Perbaikan Tata Kelola MBG dan KDKMP, Mahasiswa Demo Depan DPRD Lumajang

Melalui kunjungan dan evaluasi ini, diharapkan dapat lahir berbagai pemikiran, solusi, dan inovasi pengelolaan sampah yang mampu beradaptasi dengan pesatnya perkembangan wilayah dan pertumbuhan penduduk. Langkah ini diharapkan menjadi pondasi mewujudkan Kabupaten Lumajang yang bersih, asri, sehat, dan nyaman untuk dihuni oleh generasi sekarang maupun mendatang.(Red)

Editor : Redaksi

Politik dan Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru