Lumajang - Universitas Airlangga (UNAIR) menerjunkan sebanyak 180 mahasiswa dari berbagai jurusan untuk melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di Kabupaten Lumajang. Para mahasiswa tersebut akan ditempatkan di lima kecamatan dan sepuluh desa.
Baca juga: Resmob Polres Lumajang Ringkus Pelaku Jambret, Diduga Sudah Empat Kali Beraksi di Sejumlah Lokasi
Bupati Lumajang Indah Amperawati mengatakan, mahasiswa UNAIR yang diterjunkan berasal dari berbagai disiplin ilmu. Program tersebut tidak hanya berfokus pada satu bidang, tetapi menyesuaikan dengan potensi serta permasalahan yang ada di tengah masyarakat.
“Dari berbagai bidang ilmu dan berbagai masalah, apakah itu potensi atau permasalahan yang ada di masyarakat, semuanya akan menjadi fokus kegiatan karena ini merupakan berbagai disiplin ilmu,” ujar Indah.
Baca juga: Majelis As-Tsuroya Dilantik, Bupati Lumajang: Dakwah Harus Hadirkan Manfaat Nyata bagi Masyarakat
Salah satu isu yang turut menjadi perhatian dalam program tersebut adalah penanganan stunting. Indah menyebut angka stunting di Kabupaten Lumajang mengalami penurunan signifikan.
“Alhamdulillah, stunting di Kabupaten Lumajang dari 29 turun menjadi 23. Tentu ini karena peran serta masyarakat dan kesadaran masyarakat bersama-sama pemerintah untuk menyelesaikan permasalahan,” kata Indah.
Ia berharap kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, serta perguruan tinggi dapat terus mempercepat penyelesaian berbagai persoalan di Lumajang, termasuk upaya menekan angka stunting agar semakin rendah (Red).
Editor : Redaksi