Polisi Siaga

Lindungi Pelajar dari Risiko Kecelakaan, Polsek Tempeh Batasi Truk Pasir Melintas pada Jam Masuk Sekolah

Reporter : Indana Zulfa
Anggota Polsek Tempeh ketika menyebrangkan pelajar di jalan

Lumajang  – Keselamatan pelajar menjadi prioritas Polsek Tempeh, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Untuk mengantisipasi kecelakaan lalu lintas saat jam masuk sekolah, polisi menggelar pengaturan lalu lintas atau poros pagi di depan MI dan SMP Islam Tempeh, Senin (12/10/2026).

 

Baca juga: Pelantikan Kasi Kesra Desa Kandangan Berjalan Lancar, Polsek Senduro Pastikan Situasi Kondusif

Sejak pukul 06.15 WIB, personel Polsek Tempeh bersiaga di depan sekolah untuk membantu siswa menyeberang jalan sekaligus mengatur arus kendaraan yang melintas. Langkah ini dilakukan guna memastikan para pelajar dapat berangkat sekolah dengan aman di tengah meningkatnya aktivitas lalu lintas pada pagi hari.

 

Tak hanya mengatur kendaraan, petugas juga mengantisipasi lalu lintas truk angkutan pasir sebelum pukul 08.00 WIB. Pengaturan tersebut ditujukan untuk mengurangi potensi gangguan lalu lintas dan risiko kecelakaan di kawasan pendidikan.

 

Selama kegiatan berlangsung, truk angkutan pasir tidak melintas di lokasi sehingga aktivitas penyeberangan siswa dapat berjalan lebih aman dan tertib.

 

Polisi Siaga, Keselamatan Pelajar Diutamakan

 

Plt Kapolsek Tempeh, Ipda Suheri, S.H., mengatakan kegiatan poros pagi merupakan bentuk pelayanan kepolisian untuk memberikan perlindungan kepada pelajar, guru, dan masyarakat pengguna jalan.

 

“Prioritas kami adalah memastikan anak-anak dapat berangkat sekolah dengan aman. Karena itu, anggota ditempatkan di titik-titik yang membutuhkan pengaturan lalu lintas, terutama di sekitar lingkungan sekolah,” ujar Suheri.

 

Menurut dia, pengaturan lalu lintas pada jam masuk sekolah merupakan langkah preventif untuk mengantisipasi kemacetan hingga kecelakaan, terutama di kawasan yang mempertemukan aktivitas pelajar dengan kendaraan bermotor.

 

Pihaknya juga memberikan perhatian terhadap kendaraan angkutan pasir yang melintas di wilayah tersebut. Pengaturan waktu melintas diharapkan dapat mengurangi potensi konflik lalu lintas ketika siswa berangkat sekolah.

 

Baca juga: Rotator Biru Menyala, Polisi Sisir Jalur Rawan Kriminalitas di Klakah Lumajang

Suheri mengimbau seluruh pengguna jalan agar meningkatkan kewaspadaan saat melintasi kawasan pendidikan, mengurangi kecepatan, serta memberikan kesempatan kepada pejalan kaki untuk menyeberang.

 

“Keselamatan anak-anak harus menjadi perhatian bersama,” tegasnya.

 

Guru Apresiasi Kehadiran Polisi

 

Kehadiran personel kepolisian di depan MI dan SMP Islam Tempeh mendapat respons positif dari para guru. Mereka menyampaikan apresiasi atas bantuan petugas dalam mengatur lalu lintas dan mendampingi siswa saat menyeberang jalan.

 

Selain membantu menjaga keselamatan pelajar, kegiatan tersebut menjadi wujud pelayanan langsung kepolisian kepada masyarakat, khususnya di lingkungan sekolah yang ramai pada pagi hari.

Baca juga: Peduli Kebutuhan Warga, Polsek Pasrujambe Salurkan Bantuan Air Bersih ke Carangkuning Lumajang

 

Polsek Tempeh menilai keselamatan berlalu lintas membutuhkan keterlibatan semua pihak, mulai dari kepolisian, pihak sekolah, orang tua, hingga masyarakat dan pengendara.

 

Karena itu, seluruh pengguna jalan diimbau untuk mematuhi aturan lalu lintas, menjaga kecepatan, serta mengutamakan keselamatan anak-anak di kawasan pendidikan.

 

Selama kegiatan poros pagi berlangsung, situasi di sekitar MI dan SMP Islam Tempeh terpantau aman, lancar, dan kondusif.

 

Melalui pengaturan lalu lintas dan pengawasan kendaraan angkutan pasir pada jam masuk sekolah, Polsek Tempeh berupaya menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi pelajar sekaligus menjaga kelancaran arus kendaraan di wilayah Kecamatan Tempeh, Kabupaten Lumajang (Red).

Editor : Redaksi

Politik dan Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru