Lumajang – Ancaman meningkatnya debit air akibat hujan berintensitas tinggi di kawasan Gunung Semeru menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Lumajang. Bupati Lumajang, Indah Amperawati atau yang akrab disapa Bunda Indah, mengimbau seluruh penambang untuk menghentikan sementara aktivitas penambangan demi menghindari risiko yang dapat mengancam keselamatan jiwa.
Baca juga: Lantik Pengurus PPDI, Bunda Indah Minta Perangkat Desa Utamakan Kepentingan Masyarakat
Imbauan tersebut ditujukan terutama kepada para penambang yang beraktivitas di kawasan aliran sungai dan lokasi pertambangan di sekitar Semeru. Pasalnya, hujan dengan intensitas tinggi berpotensi memicu peningkatan debit air secara tiba-tiba, sehingga kondisi di lapangan dapat berubah menjadi berbahaya dalam waktu singkat.
Bunda Indah menegaskan, para penambang tidak boleh memaksakan diri untuk tetap bekerja ketika kondisi cuaca tidak mendukung. Menurutnya, keselamatan jiwa harus menjadi prioritas utama dibandingkan kepentingan ekonomi maupun target pekerjaan.
“Kalau hujan dengan intensitas tinggi, saya mengimbau para penambang untuk tidak beraktivitas sementara. Jangan mengambil risiko, keselamatan jiwa harus menjadi yang utama,” pesan Bunda Indah, Senin (2/11/2026).
Baca juga: Belajar dari Longsor Pronojiwo, Lumajang Perkuat Kesiagaan Hadapi Musim Hujan
Ia juga meminta masyarakat yang beraktivitas di sekitar kawasan Semeru, khususnya di sepanjang aliran sungai, untuk meningkatkan kewaspadaan. Masyarakat diminta terus memantau perkembangan cuaca, memperhatikan perubahan kondisi aliran air, serta mematuhi arahan petugas dan informasi resmi dari instansi berwenang.
Penghentian sementara aktivitas penambangan ini merupakan langkah antisipatif untuk meminimalkan potensi kecelakaan kerja maupun jatuhnya korban jiwa akibat kondisi alam yang berisiko.
Baca juga: Periksa 14 Truk di Pasirian, Polisi Temukan KIR Kedaluwarsa hingga SIM Tak Sesuai
Para penambang diharapkan tidak kembali beraktivitas sebelum kondisi benar-benar dinyatakan aman dan terdapat arahan dari pihak berwenang.
Pemerintah Kabupaten Lumajang kembali mengingatkan bahwa keselamatan merupakan tanggung jawab bersama. Di tengah ancaman cuaca ekstrem dan potensi bahaya alam di kawasan Semeru, tidak ada pekerjaan maupun target ekonomi yang sebanding dengan risiko kehilangan nyawa (Red).
Editor : Redaksi